TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Jika Anda mencari destinasi wisata alam untuk menghabiskan akhir pekan, Puncak Kunyi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bisa menjadi pilihan menarik.

Objek wisata yang dibuka sejak awal 2025 ini mulai ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan.

Pengunjung datang untuk menikmati suasana alam yang sejuk, berkemah, hingga bersantai bersama keluarga dan komunitas.

Baca juga: Wisata Alam Puncak Kunyi Polman, Tempat Camping dengan Sungai dan Kolam Renang

Baca juga: Motor Tiba-tiba Mogok? Cek 3 Unsur Utama Ini Agar Mesin Kembali Normal

Pada Sabtu (28/3/2026), kawasan wisata tersebut tampak dipadati pengunjung yang ingin camping sambil menikmati panorama pegunungan.

Puncak Kunyi berada di ujung perkampungan Desa Kunyi, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Polewali.

Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat melewati jalur poros Polman–Mamasa, kemudian berbelok ke kanan saat tiba di Desa Kunyi dengan mengikuti papan petunjuk arah menuju lokasi wisata.

Akses jalan menuju Puncak Kunyi relatif mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Camping dan Panorama Alam Jadi Daya Tarik

Puncak Kunyi dikenal sebagai salah satu lokasi camping favorit di Polewali Mandar. Area lapang di bawah pepohonan rindang menjadi tempat ideal bagi pengunjung yang ingin mendirikan tenda.

Selain itu, suasana alam yang sejuk dengan latar pegunungan dan aliran sungai jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Di kawasan ini juga tersedia kolam renang buatan yang airnya berasal dari aliran sungai pegunungan.

Fasilitas Penunjang Wisata

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan sejumlah fasilitas seperti gazebo yang dapat disewa, musala, kamar mandi, hingga kafe sederhana untuk bersantai.

Harga parkir kendaraan cukup terjangkau, yakni Rp5.000 untuk roda dua dan Rp10.000 untuk roda empat.

Sementara gazebo disewakan dengan tarif Rp100.000 per unit yang dapat menampung sekitar delapan hingga 10 orang.

Wisata alam Puncak Kunyi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi Kabupaten Polman, Sulbar, ramai pengunjung di akhir pekan, Sabtu (28/3/2026). Tawarkan panorama aliran sungai hingga kolam renang. Dok Fahrun.
Wisata alam Puncak Kunyi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi Kabupaten Polman, Sulbar, ramai pengunjung di akhir pekan, Sabtu (28/3/2026). Tawarkan panorama aliran sungai hingga kolam renang. Dok Fahrun. (Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli)

Salah satu pengunjung, Abdul dari komunitas remaja Masjid Pekkabata, mengatakan lokasi tersebut sangat cocok dijadikan tempat camping bersama teman-teman.

“Tempatnya sejuk dan pemandangannya bagus. Cocok sekali untuk camping bersama teman-teman,” ujarnya.

Pengelola wisata juga menerapkan sejumlah aturan bagi pengunjung, seperti larangan membawa minuman keras serta kewajiban menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan suasana alam yang asri dan fasilitas yang cukup memadai, Puncak Kunyi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan di Polewali Mandar.

Baca Lebih Lanjut
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Bogor yang Adem dan Bikin Betah Saat Weekend Akhir Pekan
Dwi Yansetyo Nugroho
Bukit Pao Jadi Primadona Wisata Akhir Pekan, Panorama Indah Bikin Pengunjung Terpukau
Asmadi Pandapotan Siregar
Aksi Bupati Citra Turun Langsung Atur Parkir dan Shuttle Saat Pangandaran Dipadati Wisatawan
Muhamad Syarif Abdussalam
Klasemen Super League Pekan 26: Persib - Borneo FC Sengit di Puncak, PSM Aman dari Zona Degradasi
Alfian
Puncak Kaisomaru Jadi Primadona Baru Gorontalo, Sunset dan Camping dengan View Laut Jadi Daya Tarik
Indry Panigoro
4 Pantai di Pariaman yang Wajib Masuk Daftar Destinasi Wisata saat Berkunjung ke Sumbar 
Afrizal
Rowo Jombor Melejit! Bupati Hamenang Sebut Jadi Magnet Baru Kalahkan Banyak Umbul
Delta Lidina
Libur Lebaran 2026 Lampaui 2025! Kunjungan Wisata Klaten Tembus 555 Ribu, Selisih 46 Ribu Wisatawan
Delta Lidina
Akhir Pekan Menenangkan di Gawar Gong: Pelarian Alam yang Menyejukkan Jiwa
Laelatunniam
Jadwal Kapal dari Pelabuhan Manado Akhir Pekan Ini, Ada ke Nusa Utara hingga Malut
Isvara Savitri