TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Tulisan Bank OCBC di sudut Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal tak terlihat lagi ke depannya.
Ruko dengan rolling door berwarna abu-abu itu biasanya dikunjungi banyak nasabah.
Namun pemandangan orang antre di bank swasta ini mungkin tak ada lagi bulan depan.
Itu setelah Bank OCBC menghentikan operasionalnya di Tanjungpinang.
Namun aktivitas pelayanan nasabah akan tetap berjalan hingga Jumat (8/5/2026).
Diketahui, operasional bank efektif pindah ke Batam pada Senin (11/5/2026) mendatang.
Pantauan di lokasi Jumat (10/4/2026), aktivitas di Bank OCBC Tanjungpinang masih berjalan normal.
Petugas melayani satu per satu nasabah yang datang ke bank tersebut dengan ramah.
Rata-rata nasabah yang datang ingin melakukan transaksi, setoran, maupun penarikan dana.
Kabar kepindahan operasional ini tentu membawa kesan tersendiri bagi warga yang sudah lama menjadi nasabah di Bank OCBC Tanjungpinang.
"Sangat disayangkan. Padahal saya dari dulu nasabah setia Bank OCBC," ujar seorang nasabah bank yang enggan menyebutkan namanya, saat ditemui di depan Bank OCBC.
Ia mengaku terpaksa tutup buku, dan memindahkan semua uangnya dari rekening Bank OCBC ke bank lain.
"Saya terpaksa lakukan hal ini. Sebab takut kalau ada masalah dengan OCBC, saya harus urus ke Batam. Sementara waktu saya terbatas," katanya.
Ia mengaku, sejauh ini tidak ada hambatan dalam pengurusan pemindahan dana dan lainnya.
"Semuanya dilayani dengan baik," katanya.
Di lokasi yang sama, Security Bank OCBC Tanjungpinang, Mazni membenarkan adanya pemindahan bank tersebut.
"Terakhir layani nasabah awal Mei 2026. Bank akan pindah ke Kantor Cabang OCBC Batam-Palm Spring, yang berlokasi di Komplek Ruko Palm Spring Blok B2 Nomor 15-18, Kota Batam," katanya.
Pemindahan bank ini juga tidak meninggalkan permasalahan bagi nasabah.
Nasabah diminta memilih, apakah masih tetap menabung di OCBC atau tutup buku.
"Pihak bank memberikan pilihan kepada nasabah, itu hak mereka," katanya.
Disinggung soal penyebab pasti pemindahan itu, Mazni mengaku kurang mengetahuinya.
"Saya kurang tahu, bisa dikonfirmasi ke pimpinan OCBC yang ada di Batam," ujarnya.
Berdampak ke Pekerja
Mazni mengaku ikut terdampak dengan pemindahan operasional Bank OCBC Tanjungpinang ke Batam.
"Tentu kami juga tak bisa kerja lagi. Selama ini yang bekerja di OCBC Tanjungpinang ada 15 orang. Saya sendiri sudah 5 tahun kerja di sini," katanya.
Diketahui, Bank OCBC sudah cukup lama hadir di Tanjungpinang. Usianya belasan tahun. Pihak bank menyewa ruko itu dalam waktu cukup lama.
Berdasarkan informasi di lapangan, Bank OCBC Tanjungpinang memiliki 3.000an nasabah di Pulau Bintan.
Sementara penutupan cabang ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menyesuaikan dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi jaringan layanan.
Walaupun kantor fisik akan tutup, pihak bank memastikan hak dan kenyamanan nasabah tetap menjadi prioritas utama. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)