TRIBUNSTYLE.COM -- Kisah memilukan dialami oleh seorang ibu muda, Nina Saleha, yang nyaris kehilangan bayi yang baru saja dilahirkannya akibat dugaan kelalaian petugas rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat. Awalnya, bayi Nina harus menjalani perawatan sejak Senin (6/4/2026) karena mengalami gangguan kesehatan setelah dilahirkan. Setelah beberapa hari dirawat, kondisi sang bayi mulai membaik dan diperbolehkan pulang pada Rabu (8/4/2026).

Pada hari kepulangan itu, Nina harus menyelesaikan administrasi dan menunggu jadwal bertemu dokter. Di ruang tunggu, ia berada bersama seorang wanita lain yang juga sedang menunggu, di mana anak wanita tersebut mengalami kondisi serius berupa kebocoran paru-paru.

"Kenapa murung ? gak tau bisa pulang gak tau gak bilangnya ada kebocoran paru-parunya. Datang pasien baru gawat darurat ditanganin sama semuanya," katanya.

Situasi ruang perawatan saat itu cukup sibuk karena sebagian besar tenaga medis fokus menangani pasien darurat tersebut. Di tengah kondisi tersebut, Nina memutuskan keluar sebentar untuk makan.

Namun, saat sedang makan, ia merasakan firasat tidak enak. Perasaan tersebut terbukti benar ketika ia kembali ke ruang ICU. Ia mendapati bayinya sudah berada dalam gendongan wanita lain yang sebelumnya ia lihat di ruang tunggu.

"Pas sampai di ICU bawa anak saya, cuman gak ditanya. Teh pulang ? iya pulang kata dia. Kenapa selimut baju sama topinya sama kayak punya saya," kata Nina.

Kejanggalan itu membuat Nina langsung memastikan identitas bayi tersebut. Ia pun semakin yakin setelah melihat wajah sang bayi.

BAYI NYARIS TERTUKAR DI RSHS - Nina Saleha bersama keluarganya saat ditemui di kediamannya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026), menceritakan momen panik ketika bayinya hampir dibawa pulang oleh orang lain akibat dugaan kelalaian petugas rumah sakit. (Instagram @dedimulyadi71)

"Si teteh itu teh nanya, emang iya anak teteh ? iya masa anak sendiri gak kenal. Coba lihat mukanya kata saya, pas saya lihat, nah ini mah anak saya. Saya teriak. kenapa dikasih ke orang, saya panggil suster," tambahnya.

Situasi pun menjadi panik. Nina histeris karena bayinya hampir saja dibawa pergi oleh orang lain. Ironisnya, saat ia meminta penjelasan, ia mengaku justru diminta untuk menemui satpam terlebih dahulu.

"Suster malah bilang gini, ibu ke satpam dulu yang ada di ruang bayi, kenapa ? rating dulu nilainya, kan belum ambil anak, itu anak saya ada di luar kenapa di luar udah digendong orang lain, udah mau pergi," katanya.

Peristiwa tersebut semakin memprihatinkan karena gelang identitas bayi yang seharusnya menjadi penanda justru sudah dilepas.

Baca juga: Nyaris Kehilangan Jejak Sang Buah Hati, RSHS Bandung Akui Kelalaian SOP dan Tempuh Jalan Damai

"Si gelang anak kan udah digunting dilepas, gak ada namanya. Gelangnya gak ada tapi kan mukanya tau sama bajunya," ujarnya.

Beruntung, bayi tersebut berhasil diamankan kembali oleh keluarga Nina setelah sempat terjadi perebutan. Sementara itu, pihak rumah sakit melalui Asisten Manager Keperawatan, Arif, menyatakan bahwa perawat yang terlibat merupakan ASN yang telah bertugas lebih dari 20 tahun.

Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit memutuskan untuk menonaktifkan sementara perawat tersebut guna dilakukan evaluasi lebih lanjut.

"Kami sudah klarifikasi, kami juga sudah kumpul arahan pak dirut sementara sebagai bentuk pembinaan non aktifkan dari pelayanan untuk kami analisis lebih dalam. Untuk dikaji secara mendalam lagi," katanya.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan menimbulkan kekhawatiran terkait prosedur keamanan bayi di rumah sakit. (Tribun Style/Tribunnews Bogor/Sanjaya Ardhi)

Baca Lebih Lanjut
Nina Ngamuk Bayinya Nyaris Tertukar, Perawat Seenaknya Serahkan ke Orang Lain, Gelang Digunting
Arie Noer Rachmawati
Kejanggalan saat Ibu Hampir Kehilangan Bayi di RS Bandung, Satpam Malah Minta Review
Latif Ghufron Aula
Pengakuan Perawat Hasan Sadikin Bandung Nyaris Tukar Bayi, Gunting Gelang Saat Ibu Kandung Pergi
Ardhi Sanjaya
RSHS Bandung minta maaf soal kasus bayi diserahkan ke orang lain
Antaranews
RSHS Bandung Sampaikan Maaf ke Nina Saleha, Akui Ada Pelanggaran SOP
Sartika Rizki Fadilah
Sosok Perawat RSHS Bandung Teledor Berikan Bayi ke Orang Lain, Satusnya ASN Bekerja 20 Tahun
Sartika Rizki Fadilah
RSHS Bandung Akui Lalai, Bayi Nina Salehah Hampir Tertukar di NICU
Taryono
Kemenkes: Isu bayi nyaris tertukar RSHS Bandung jadi evaluasi layanan
Antaranews
Ibu Muda di Bandung Nyaris Kehilangan Bayi di RSHS, Anaknya Sempat Diizinkan Perawat Dibawa Orang
Erik S
Kronologi Bayi Hampir Tertukar di Rumah Sakit Bandung, Ibu Syok Lihat Anaknya Digendong Wanita Lain
Khairunnisa