TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Jalan Palembang–Tanjung Api-Api (TAA) terpantau masih mengalami kemacetan panjang, Sabtu (11/4/2026).
Sudah terjadi lebih dari 3 hari, kemacetan ini terjadi dikarenakan aktivitas proyek perbaikan jalan yang ada di Jalan Tanjung Api-Api sehingga membuat jalur menjadi sempit.
Atas kondisi tersebut, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta, mengimbau pihak pemborong atau penanggung jawab segera menindaklanjuti atau mengerjakan pekerjaan tersebut agar kemacetan yang berdampak hingga ke Simpang Bandara hilang.
"Sudah 3–4 hari ini masyarakat dan petugas di lapangan begini terus. Kami imbau pemborong ada tindak lanjut karena aktivitas di arah sana banyak," tegasnya.
Menghadapi kemacetan panjang di Jalan Palembang–Tanjung Api-Api , Satlantas Polrestabes Palembang melakukan rekayasa lalu lintas terhadap kendaraan yang mengarah ke kawasan tersebut.
Finan, mengatakan bahwa sejak tiga hari terakhir pihaknya menyiagakan anggota di Simpang Bandara dari pagi hingga sore untuk mengarahkan kendaraan agar berputar terlebih dulu.
"Kendaraan yang datang dari arah simpang flyover kita kurangi arusnya dengan mengarahkan belok kiri, lalu berputar di depan Hotel Santika. Begitu juga yang dari arah Jalan H.M. Noerdin Panji, kami arahkan belok kiri dulu," ujarnya.
Baca juga: Jalan Palembang-TAA Banyuasin Macet Parah Buntut Perbaikan Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tidak bertumpuk, ia juga tak memungkiri kalau aktivitas di Simpang Bandara–Jalan Tanjung Api-Api memang padat.
Sehingga cara yang dilakukan adalah dengan melakukan rekayasa lalu lintas.
"Tidak ada akses lain, satu-satunya jalur menuju ke Jalan Tanjung Api-Api harus lewat sini. Karena porosnya di sini," lanjutnya.
Menurutnya, kondisi arus lalin saat ini tidak separah tadi pagi setelah adanya rekayasa lalu lintas.
"Sekarang kondisinya tidak separah tadi pagi, walaupun masih ada antrean, tapi tetap berjalan," terang dia.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel