- Taman Nasional Gunung Leuser atau yang disingkat TNGL sebenarnya sudah dijadikan sebagai pusat penelitian hayati sejak masa Hindia Belanda.

Dari tahun 1934 hingga 1976, menetapkan Suaka Alam Gunung Leuser, Suaka Kluet, Suaka Sekunder, dan Suaka Kappu menjadi kawasan konservasi.

Lalu pada 6 Maret 1980, Indonesia menjadikan satu kawasan-kawasan tersebut sebagai taman nasional dengan nama Taman Nasional Gunung Leuser.

(Kompas.com/William Ciputra)(*)

Sumber: https://www.kompas.com/medan/read/2022/02/12/114201778/taman-nasional-gunung-leuser-sejarah-flora-dan-fauna-hingga-tempat-wisata-di?page=all.

Program: Local Experience
Editor Video: VP magang Satria Elvianto

#localexperience #indonesia #wisata #sejarah #shortvideo #viral #sejarah

Baca Lebih Lanjut
Pendaki Asal Binjai Meninggal di Gunung Leuser, Tim Berjumlah 16 Orang, Ini Nama-namanya
Budi Fatria
Kasus Meninggalnya Seorang Pendaki di Gunung Leuser Baru Pertama Terjadi, Guide Ungkap Penyebab
Mawaddatul Husna
Keindahan Alam Bawah Laut Taman Nasional Wakatobi sebagai Destinasi Selam Terbaik di Dunia
Tribun-video
Taman Nasional Wakatobi sebagai Bagian dari Coral Triangle yang Menjadi Pusat Keanekaragaman Hayati
Tribun-video
Duka di Gunung Leuser, Sang Abang Turun Tangan Jemput Kris Biantoro
Budi Fatria
Keanekaragaman Spesies Langka di Taman Nasional Wakatobi Mulai dari Penyu hingga Cetaceans Langka
Tribun-video
Perubahan Kawasan Konservasi Laut Wakatobi Menjadi Taman Nasional Wakatobi pada Juli 1996
Tribun-video
Petilasan Mbah Maridjan Magnet Wisata Ikonik di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi yang Bersejarah
Faiz Fadhilah
Gunung di Indonesia yang Masuk Daftar The Seven Summits
Detik
Sengkewe Sepanjang Musim: Teater Puisi di Tengah Reruntuhan, Cahaya dari Taman Kota Takengon
Sri Widya Rahma