TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - SMKN 1 Kendari melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII sebagai bagian dari evaluasi akhir pembelajaran.
Sekolah kejuruan tersebut berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
UKK ini berlangsung selama empat hari, 13-16 April 2026.
Kepala SMKN 1 Kendari, Rony, mengatakan UKK ini diikuti 400 lebih siswa dari empat jurusan.
Di antaranya Akuntansi, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Bisnis Daring dan Pemasaran.
Kegiatan ini bertujuan mengukur kemampuan siswa sesuai bidang keahlian.
Hasil ujian tersebut nantinya menjadi dasar pemberian sertifikat kompetensi sebagai bukti tambahan keahlian bagi siswa setelah lulus, yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan.
Baca juga: Tes Kemampuan Akademik Jenjang SMP di Kendari Mulai 6 April 2026, Total Calon Peserta 13.362 Siswa
“UKK merupakan kegiatan rutin di akhir semester dua bagi siswa kelas XII. Melalui kegiatan ini, kompetensi siswa diuji sesuai bidang keahlian masing-masing,” kata Rony saat ditemui di SMKN 1 Kendari, Senin (13/4/2026).
Rony menyampaikan materi UKK disesuaikan dengan jurusan.
Pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, siswa diuji kemampuan membangun jaringan komputer, membuat serta menyambung kabel jaringan hingga terkoneksi dengan perangkat komputer.
Sementara itu, siswa jurusan perkantoran menjalani ujian terkait administrasi dan penggunaan aplikasi pendukung pekerjaan kantor.
Adapun jurusan akuntansi diuji pada kemampuan pembukuan berbasis aplikasi yang kini banyak digunakan dalam pengelolaan keuangan.
“Pada pelaksanaan hari ini tiga jurusan yang mengikuti UKK, yakni akuntansi, pemasaran, dan teknik komputer jaringan. Sedangkan jurusan perkantoran telah lebih dulu melaksanakan ujian pada pekan sebelumnya,” tuturnya.
Penguji eksternal untuk jurusan perkantoran berasal dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari.
Baca juga: Kuota SMA Unggulan Garuda Konawe Selatan 160 Siswa, Sosialisasi ke SMP Agar Pelajar Lokal Bisa Lolos
Sedangkan tiga jurusan lainnya menghadirkan penguji dari dunia usaha dan industri yang telah bekerja sama dengan sekolah.
“Karena sistemnya mandiri, sekolah mengundang pihak perusahaan mitra untuk menjadi penguji eksternal,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)