BANJARMASINPOST.CO.ID - Arsenal dilaporkan tertarik untuk merekrut pemain muda berbakat Inggris berusia 16 tahun, Jeremy Monga, dari Leicester City pada musim panas ini.
Wajar jika The Gunners melirik pemain berbakat ini sebab dilihat dari gaya bermain, Jeremy Monga bisa disamakan dengan Ousmane Dembele.
Apalagi pandangan itun tidak hanya di lihat oleh Arsenal tapi dua Liga Inggris lainnya yakni Manchester City dan Manchester United juga menyatakan minatnya.
Menurut laporan TEAMtalk , Arsenal, Manchester City, dan Manchester United tertarik pada pemain muda berbakat Leicester City, Jeremy Monga.
Baca juga: Jadwal Siaran TV Liga Champions Pekan Ini: Liverpool vs PSG Live SCTV, Cek Barcelona dan Arsenal
Baca juga: 2 Langkah Penting Man City Pecundangi Arsenal Raih Juara Liga Inggris, Kekalahan Chelsea Jadi Tanda
Ketiga raksasa Premier League tersebut siap untuk "melakukan pendekatan resmi" kepada pemain berusia 16 tahun asal Leicester City itu dalam beberapa bulan mendatang, sementara beberapa klub Inggris lainnya juga bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya.
Jeremy Monga dan kenaikan kariernya yang sangat pesat.
Jeremy Monga adalah pemain muda berbakat terbaru yang mulai dikenal di tanah kelahirannya.
Lahir di Coventry, sensasi remaja ini telah menghabiskan masa-masa pembentukannya bersama Leicester City, dan ia telah menjadi pemain reguler di EFL Championship musim ini, mengumpulkan hampir 1.000 menit waktu bermain hingga saat ini.
Pemain berusia 16 tahun itu telah mencetak satu gol dan dua assist dalam 28 penampilan di semua kompetisi. Sementara itu, perkembangan Monga telah memicu minat dari beberapa klub ternama.
Arsenal, Manchester City, dan Manchester United termasuk di antara calon peminat yang bersaing untuk mendapatkan pemain muda berbakat Inggris ini tahun ini.
Arsenal akan mencari pemain sayap berbakat di bursa transfer musim panas ini, karena mereka menginginkan pengganti jangka panjang untuk Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli.
Trossard sudah berusia di atas 30 tahun, sementara Martinelli tampil tidak konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Oleh karena itu, Monga adalah target yang layak, karena ia dapat belajar dari Trossard dan Martinelli sebelum mengambil alih posisi sebagai penyerang sayap kiri pilihan utama.
Sementara itu, Jeremy Monga sudah lama masuk dalam radar Manchester City.
Ketertarikan yang berkelanjutan ini masuk akal, karena Pep Guardiola menginginkan lebih banyak daya serang di sepertiga lapangan terakhir untuk jangka panjang.
Selain itu, masa depan Savinho di Etihad Stadium tidak pasti setelah kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler musim ini.
Sedangkan untuk Manchester United , Setan Merah menginginkan opsi jangka panjang untuk sayap kiri, karena mereka ingin seseorang yang dapat berbagi waktu bermain dengan Matheus Cunha di musim-musim mendatang.
Profil usia Monga menjadikannya target yang layak, karena ia dapat secara bertahap berkembang selama tahun-tahun puncak Cunha sebelum mengambil alih sebagai penyerang pilihan utama yang tak tergantikan.
Selain ketiga klub raksasa tersebut, Liverpool, Tottenham Hotspur, Newcastle United, Aston Villa, Brighton & Hove Albion, dan Brentford “semuanya telah menyatakan minat pada penyerang berbakat tersebut” menjelang musim panas.
Namun, Arsenal, Manchester City, dan Manchester United mungkin unggul dalam perebutan tanda tangan pemain muda berbakat Inggris berusia 16 tahun itu karena mereka sedang mempersiapkan penyelidikan resmi.
Analisis Statistik Komparatif
Berikut adalah perbandingan data performa musim 2025/2026 antara sang "Wonderkid" Prancis dengan "Starboy" Emirates:
Jeremy Monga (RC Strasbourg)
Bukayo Saka (Arsenal)
Analisis Scout: Meski Saka unggul dalam segala aspek karena jam terbang, Monga menunjukkan rasio assist per 90 menit yang hampir menyamai Saka.
Kemampuan Monga dalam memenangkan duel satu lawan satu di usia yang sangat belia menunjukkan ia memiliki kekuatan fisik yang sudah siap untuk level senior.
Komparasi Elite: "The New Ousmane Dembele"
Secara gaya bermain, Jeremy Monga paling akurat disamakan dengan Ousmane Dembele.
Analisis Kredibel:
Monga memiliki kemiripan identik dengan Dembele dalam hal ambipedal (kemampuan menggunakan kedua kaki dengan sama baiknya).
Ia memiliki gocekan yang tak terduga dan akselerasi instan yang bisa mematahkan pinggang bek lawan.
Bedanya, Monga terlihat lebih disiplin secara taktik di bawah bimbingan sistem di Strasbourg, yang membuatnya menjadi "versi Dembele yang lebih terukur" dan sangat cocok dengan tuntutan positional play ala Mikel Arteta.
Satu fakta paling mengejutkan dari data ini adalah: Jeremy Monga mencatatkan jumlah dribel sukses per pertandingan (4.2) yang lebih tinggi daripada Bukayo Saka (2.8) musim ini.
"Langkah Arsenal menebus Jeremy Monga senilai Rp431 Miliar adalah perjudian tingkat tinggi yang terukur; ia bukan sekadar pelapis, melainkan satu-satunya pemain remaja di Eropa saat ini yang secara statistik mampu mengungguli Bukayo Saka dalam hal agresivitas dribel satu lawan satu."
(Banjarmasinpost.co.id)