TRIBUNJATIM.COM - Selebgram Clara Shinta mendapat somasi setelah memviralkan kasus suaminya, Muhammad Alexander Assad kepergok melakukan video call dengan wanita lain.
Somasi yang didapatkan Clara berasal dari wanita bernama Tri Indah Ramadani.
Indah diduga wanita yang melakukan video call dengan suami Clara dalam kondisi tanpa busana.
"Pada saat sore hari, saya mendapatkan surat somasi dari pihak eh Indah. Sebelumnya, apakah ada langkah hukum yang saya ambil? Tidak," kata Clara Shinta di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Dalam somasi tersebut, Indah meminta ganti rugi terhadap Clara Shinta buntut unggahan yang dibuat oleh sang selebgram membongkar dugaan perselingkuhan di Instagram.
"Tapi ternyata saya mendapatkan perlawanan dari saudari Indah dan izinkan saya berbicara sesuai fakta dan data yang ada, tanpa asumsi dari saya. Jadi saya mendapatkan surat somasi dari saudari Indah dengan permintaan penggantian ganti rugi atas psikisnya yang terganggu," beber Clara.
Baca juga: Pengakuan Suami Clara Shinta Bantah Selingkuh dan Tak Beri Nafkah, Sunan Kalijaga: Masih 1 Kamar
Clara diminta ganti rugi senilai Rp 10,7 miliar, hingga membuat mental dan pekerjaannya terganggu.
Clara mengakui unggahannya di media sosial menjadi pemicu munculnya tuntutan tersebut.
Meski begitu, ia menegaskan tidak akan mengunggah hal tersebut jika tidak ada kejadian yang mendasarinya.
“Saya sadar. Namun, saya juga tidak akan mem-posting sesuatu kalau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi pada postingan sebelumnya,” tegas Clara.
Baca juga: Sosok Clara Shinta Gemetar Temukan Bukti Dugaan Suami Selingkuh, Sempat Diunggah Tanpa Sensor
Ia juga menampik anggapan dirinya mencari sensasi dari kasus ini.
Bahkan, Clara mengaku menunda berbagai kerja sama demi menjaga kondisi dirinya.
“Saya tidak membutuhkan viral dengan kasus ini,” katanya.
“Enggak ada satu pun istri yang rela melihat suaminya menonton ada perempuan yang bertelanjang di depan dia, enggak ada,” sambungnya.
Clara juga menegaskan kesalahan dalam persoalan ini tidak hanya berasal dari satu pihak saja.
“Kesalahan ini bukan hanya terjadi pada saudari Indah, itu juga terjadi pada suami saya,” imbuhnya.
Tidak tinggal diam, somasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim kuasa hukum Clara Shinta, Sunan Kalijaga.
Rencananya pihak Clara Shinta juga akan melakukan somasi atas dugaan perselingkuhan tersebut karena telah merugikan kliennya.
Baca juga: Tak Dinafkahi Suami, Clara Shinta Sudah Diperingatkan Teman Tidak Menikah dengan Alexander Assad
Sebelumnya, Clara Shinta mengungkapkan dirinya tidak akan melabrak wanita yang VCS dengan Lexa.
Ia mengaku sudah berusaha menghubungi wanita tersebut dan ingin bicara baik-baik.
Namun, usahanya tak membuahkan hasil karena diblokir oleh wanita tersebut.
"Untuk cewek yang VCS sama suamiku, nggak papa aku aman kok. Aku nggak akan cari dan labrak juga, meskipun aku diblok duluan sama si Indah. Padahal aku udah DM mau bicara baik-baik.
Biar aja dia hidup tetap tenang, dan lagian aku pun sadar kok nggak sepenuhnya kesalahan dia. Kuncinya di suamiku, suamiku yang emang nggak bisa rem hawa nafsunya.
Kalau aja dia bisa rem, nggak akan ada tuh yang namanya Indah atau pun Indah-Indah lainnya yang habis ngelapor di DM sama aku," pungkasnya.
Diketahui, Lexa merupakan suami kedua Clara Shinta.
Sebelumnya, Clara Shinta pernah gagal membina rumah tangga.
Dari suami pertamanya, Clara Shinta memiliki seorang putra bernama Askara Keano Goestaf.
Rumah tangga Clara Shinta dan Lexa sempat diterpa isu tak sedap di awal pernikahan mereka.
Baru dua bulan menikah, Clara Shinta sempat mengungkapkan dirinya pisah rumah karena berkonflik dengan Lexa.
Clara Shinta mengeluhkan sikap Lexa yang kerap melakukan silent treatment setiap ada masalah.
Alexander Assad merupakan seorang pengusaha yang menjadi mualaf sebelum menikah dengan Clara Shinta.
Pernikahan Alexander Assad dan Clara Shinta digelar secara mewah pada Agustus 2025.
Pesta pernikahan mereka digelar secara megah di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.