BANGKAPOS.COM – Sejumlah kolam ikan mendadak berubah menjadi warna merah terjadi di Jalan Air Perikan, Gang Cik Din, Kecamatan Pagar Alam, Kota Pagar Alam, Sumsel pada Kamis (16/4/2026) sore.
Fenomena ini mendadak menghebohkan warga setempat.
Setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, air di sejumlah kolam ikan warga tiba-tiba berubah menjadi merah menyerupai darah.
Kejadian ini dengan cepat menyebar luas dan viral di media sosial.
Baca juga: Pose Pribadi Beredar, Nasib Eks Direktur RSUD Depati Hamzah Terbukti Langgar Disiplin Berat
Ratusan warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung fenomena tersebut, bahkan hingga berdesak-desakan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat empat kolam ikan milik warga yang airnya berubah warna menjadi merah.
Hingga kini, penyebab pasti perubahan warna tersebut belum diketahui.
Sejumlah warga menduga perubahan warna air terjadi akibat tumpahan cat dari salah satu rumah warga di bagian hulu aliran kolam.
Salah satu warga, Pendra, mengaku terkejut saat melihat kolam ikan di belakang rumahnya tiba-tiba berubah warna.
“Setelah hujan, warga langsung heboh karena air kolam tiba-tiba berubah menjadi merah seperti darah,” ujarnya.
Baca juga: Kronologi Detik-detik Rekan Dengar Teriakan Tolong Doli, Lihat Buih di Lokasi Perahu Terbalik Korban
Hal senada disampaikan Rio, warga lainnya yang datang ke lokasi untuk melihat langsung kejadian tersebut.
“Kami datang karena penasaran. Katanya air berubah merah akibat pencemaran dari tumpahan cat, tapi itu belum pasti,” ungkapnya.
Hingga saat ini, fenomena tersebut masih menjadi perbincangan warga dan belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti perubahan warna air kolam tersebut.
Warga di Gang Cik Din, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam sempat dihebohkan dengan fenomena air kolam ikan yang tiba-tiba berubah menjadi merah usai hujan lebat, Kamis (16/4/2026) sore.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial dan menarik perhatian ratusan warga yang datang ke lokasi untuk menyaksikan langsung kondisi kolam yang berubah warna menyerupai darah.
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Denny Agustiawan, perubahan warna air tersebut disebabkan oleh limbah dari drum bekas yang dicuci oleh salah satu warga.
“Awalnya ada warga yang mencuci drum bekas menggunakan air. Ternyata di dalam drum tersebut terdapat cairan berwarna merah yang kemudian terbawa aliran air dan masuk ke kolam warga,” ujarnya.
Baca juga: Profil Biodata Teuku Rafly Ayah Teuku Rassya, Nikahi Nurah Syahfirah Usia 22 Tahun, Terpaut 18 Tahun
Akibatnya, sedikitnya empat kolam ikan milik warga tercemar dan airnya berubah warna menjadi merah.
Mengetahui hal tersebut, pihak warga yang bersangkutan langsung bertanggung jawab dengan menguras kolam yang terdampak menggunakan mesin.
“Kolam langsung dikuras, dan yang bersangkutan siap bertanggung jawab jika ada kerugian yang dialami pemilik kolam,” jelasnya.
Sebelumnya, warga sempat dibuat panik karena belum mengetahui penyebab perubahan warna air tersebut. Dugaan awal mengarah pada pencemaran dari tumpahan cat di hulu aliran kolam.
Salah satu warga, Pendra, mengaku terkejut saat melihat kolam di belakang rumahnya tiba-tiba berubah warna.
“Setelah hujan, air kolam mendadak merah seperti darah, jadi warga langsung heboh,” katanya.
Hal senada disampaikan Rio, warga lainnya yang datang ke lokasi karena penasaran dengan kejadian tersebut.
“Awalnya kami dengar karena tumpahan cat, tapi belum jelas. Karena viral, banyak warga datang melihat langsung,” ungkapnya.
Kini, penyebab perubahan warna air kolam telah diketahui dan situasi di lokasi mulai kondusif setelah dilakukan penanganan oleh warga setempat.
(TribunSumsel.com/Wawan Septiawan/Bangkapos.com)