TRIBUNNEWS.COM - Sailor Moon adalah salah satu anime dan komik Jepang yang kepopulerannya enggak perlu diragukan lagi, terutama di kalangan generasi 90an!
Di Indonesia, komik Sailor Moon pernah terbit di bawah naungan penerbit Elex Media Komputindo. Sementara, animenya dan versi remake-nya, Sailor Moon Crystal, ditayangkan di dua televisi swasta berbeda.
Yang menarik, karya ikonik dari komikus Naoko Takeuchi tersebut akhir-akhir ini mulai ramai dibicarakan lagi di berbagai platform media sosial berkat pertunjukan teater Pretty Guardian Sailor Moon -Shining Theater Shinagawa Tokyo- yang resmi dibuka pada tanggal 4 April 2026.
Drama musikal Sailor Moon terbaru ini hadir secara jangka panjang dan bertempat di Club eX, Shinagawa Prince Hotel, Tokyo.
Ingin tahu lebih lanjut soal drama musikal dari salah satu anime legendaris ini? Simak lima faktanya berikut ini.
Pementasan Shining Theater Shinagawa Tokyo yang dirilis tahun 2026 ini bukan adaptasi drama musikal yang pertama dari Sailor Moon, lho!
Drama musikal Sailor Moon sudah ada sejak tahun 1993 dengan menampilkan aktris dan aktor yang berbeda-beda, serta punya konsep dan jalan cerita yang beragam banget.
Naoko Takeuchi selaku pengarang asli komiknya juga sering kali terlibat dalam proses produksinya.
Sama seperti beberapa musikal Sailor Moon pendahulunya, Shining Theater juga hadir dalam konsep 2.5D.
Mengutip halaman Facebook resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Musikal 2.5D adalah pertunjukan yang mengombinasikan tema 2D serta teknologi dengan penampilan live action.
Makanya, konsep pertunjukan 2.5D ini bisa bikin cerita dan karakter favoritmu terasa lebih nyata, bahkan magical girl seperti Sailor Moon sekalipun!
Baca juga: Generasi 90-an Merapat! Remake Anime Magic Knight Rayearth Bakal Tayang 2026
Kesepuluh sailor guardian: Sailor Moon, Sailor Mercury, Sailor Mars, Sailor Jupiter, Sailor Venus, Sailor Uranus, Sailor Neptunus, Sailor Pluto, Sailor Saturn, dan Sailor Chibi Moon tampil dengan form ‘Super’ mereka! Tentu saja karakter pacar Sailor Moon, Mamoru Chiba alias Tuxedo Mask juga ada di musikal ini.
Masing-masing dari sebelas karakter di atas dimainkan oleh dua aktris berbeda yang terbagi jadi dua tim, yakni Tim Silver Moon dan Tim Gold Moon. Setiap tim punya jadwal pertunjukan berbeda-beda.
Sebagai adaptasi musikal modern dari anime kesayangan anak tahun 90an, Shining Theater punya cerita berbeda yang enggak pernah muncul di komik maupun animenya, dengan musuh baru bernama Queen Valsia.
Cerita orisinal ini menarik banget karena membawa pesan akan bahaya AI (Artificial Intelligence) jika disalahgunakan.
Enggak cuma ceritanya, ada juga lagu baru yang belum pernah dirilis dan dibawakan di anime ataupun musikal-musikal sebelumnya. Judulnya ‘Brilliant Justice’.
Sambil melihat kerennya karakter-karakter favorit mereka beraksi di kehidupan nyata, penonton bisa menikmati menu-menu minuman dengan tema Sailor Moon.
Selain itu, tersedia juga pilihan tiket dengan akses untuk berinteraksi langsung dengan para pemain lewat sesi foto bareng dan send-off.
Di teater, juga ada toko merchandise resmi dengan pilihan barang-barang yang menarik, seperti fanlight, t-shirt, dan mug eksklusif untuk Shining Theater.
Nah, selain Sailor Moon, ada banyak anime terkenal lain yang sudah diadaptasi jadi pementasan drama musikal dan stage play, misalnya Naruto, Bleach, Jujutsu Kaisen, dan Attack on Titan.
Kalau kamu adalah penggemar anime dan komik Jepang, pertunjukan drama musikal seperti Pretty Guardian Sailor Moon -Shining Theater Shinagawa Tokyo- ini harus masuk ke itinerary saat berkunjung ke Jepang! Kapan lagi lihat anime favorit hadir di dunia nyata?
Baca juga: Manhole Bergambar Sailor Moon akan Dipasang di 5 Lokasi Kawasan Minatoku Tokyo Jepang