Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Akses menuju kawasan wisata Mikutopia di Kota Batu kini tengah diperlebar melalui pembangunan Jembatan Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo.
Sebelumnya jembatan yang lokasinya hendak masuk ke Mikutopia ini dikeluhkan masyarakat dan wisatawan karena memicu kemacetan, khususnya saat akhir pekan.
Kini proses pengerjaan pelebaran jembatan telah dilakukan. Bahkan menurut Pengawas proyek, Beni Abadi dalam pengerjaan proyek ini diterapkan sistem 24 jam nonstop.
Ini dilakukan agar proses pengerjaan cepat rampung, sehingga warga dan wisatawan dapat menggunakan jembatan tanpa hambatan.
Baca juga: Baru Beroperasi 11 Hari, Mikutopia Jadi Sorotan Gegara Sudah Bayar Pajak Ratusan Juta ke Pemkot Batu
“Sebelumnya lebar jembatan 6 meter dengan panjang 6 meter. Kemudian saat ini kami lebarkan menjadi 10 meter. Dengan adanya pelebaran ini nanti bisa untuk dua mobil secara bersamaan ketika melintas,” kata Beni Abadi, Minggu (19/4/2026).
Beni menjelaskan, proyek pelebaran jembatan ini dikebut dengan menerapkan sistem kerja nonstop 24 jam, yang dikerjakan 40 pekerja terbagi dalam dua sif.
“Sif pertama jam 7 pagi sampai 10 malam dan sif dua jam 10 malam sampai 7 pagi. Target pengerjaan satu bulan selesai,” ujarnya.
Baca juga: Kota Batu Diguyur Hujan, Simak Ramalan Cuaca Jatim Minggu 18 April 2026
Meski dikebut, Beni memastikan seluruh proses tahapan pengerjaan mengikuti petunjuk dan arahan dari Dinas PUPR Kota Batu.
“Kami tetap mengutamakan kualitas jembatan. Contoh jika kami direkomendasi menggunakan dua tiang pancang, kami tingkatkan menjadi empat untuk memperkuat konstruksi jembatan ini,” jelasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat Sukariadi mengaku bersyukur akhirnya pihak Mikutopia melakukan pelebaran jembatan untuk semakin mempermudah akses masyarakat.
“Alhamdulillah dengan adanya pelebaran jembatan ini nanti akses jalan di sini, terutama bagi wisatawan dan warga sekitar akan jauh lebih lancar,” tutur Sukariadi.
Ia menambahkan sebelum dilakukan pelebaran jembatan, lalu lintas di sana kerap terhambat. Terlebih ketika akhir pekan karena banyak pengunjung Mikutopia. Sehingga harus dilakukan sistem buka tutup kendaraan yang dari dan sesudah jembatan.
“Karena jembatannya sempit ya sering macet. Semoga dengan pelebaran ini lalu lintas lancar dna ekonomi masyarakat sekitar tempat wisata semakin meningkat,” pungkasnya.