Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kota Batu kembali menambah daya tarik wisata dengan hadirnya edukasi budidaya jamur di kawasan Mikutopia, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.
Di Batu saat ini tidak hanya ada wisata petik buah jeruk, stroberi dan apel saja, namun juga ada wahana belajar soal budidaya jamur yang berlokasi di wisata Mikutopia Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Mikutopia Mushroom Edu Experience menjadi wahana terbaru yang ada di dalam kawasan Mikutopia. Pengunjung akan mendapat edukasi terkait jamur sekaligus budidaya jamur.
Jamur dipilih karena sesuai dengan konsep Mikutopia yang mengusung jamur sebagai tema utama.
Baca juga: Antisipasi Macet Menuju Wisata Mikutopia, Jembatan Gerdu Kota Batu Diperlebar, Dikebut 24 Jam
“Jadi pengunjung yang mengikuti program ini akan dikenalkan berbagai jenis jamur konsumsi, sekaligus juga cara budidaya jamur. Sehingga Mikutopia kini tidak sekadar menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar dan pemberdayaan warga yang tumbuh dari lingkungan sekitar,” kata Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadani, Senin (20/4/2026).
Selain soal budidaya, pengunjung juga diberikan pemahaman mengenai manfaat jamur bagi kesehatan, peluang usaha, serta peran dalam mendukung ketahanan pangan.
“Jadi tidak hanya teori, peserta juga diajak melihat langsung proses budidaya jamur menggunakan media tanam baglog. Pengunjung juga bisa mencoba praktik sederhana menanam atau menangani jamur secara langsung didampingi tim edukator,” jelasnya.
Baca juga: Susanto Warga Kota Batu Heran Kenaikan Harga BBM Diributkan: Harga Rokok Lebih Mahal Saja Tetap Beli
Panji menjelaskan untuk peserta usia dini, kegiatan dikemas lebih menarik dengan pendekatan kreatif seperti mewarnai gambar jamur, pengenalan bentuk dan warna, hingga lembar kerja siswa.
“Durasinya sekitar 30 hingga 60 menit sehingga cocok untuk kunjungan rombongan sekolah, komunitas, maupun keluarga yang ingin berwisata sambil belajar,” ujarnya.
Panji menambahkan, program edukasi jamur ini kolaborasi dengan kelompok warga lingkungan sekitar ‘Sahabat Mikutopia’, yang ikut dalam pengembangan kawasan wisata sekitar Mikutopia.
Sementara itu Koordinator Sahabat Mikutopia, Achmad Artur J Tampi menilai adanya kolaborasi ini membuat warga sekitar ikut merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan sektor wisata.
“Konsep wisata berbasis edukasi serta keterlibatan warga ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata pengalaman. Harapan kami wisata ini tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga memberi dampak nyata bagi warga sekitar,” tutur pria yang akrab dipanggil Rambing itu.
Harga tiket Mikutopia Mushroom Edu Experience dibandrol mulai Rp 15.000 hingga Rp 50.000 per orang.