TRIBUNWOW.COM - Laga pekan ke-29 Super League dibuka dengan pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta.

Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta berlangsung pada Rabu (22/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Pertandingan kandang PSIM Yogyakarta sejatinya bertempat di Stadion Sultan Agung, Bantul untuk menjamu Persija Jakarta.

Baca juga: Hasil Akhir Bhayangkara FC Vs PSIM Yogyakarta: Diwarnai Drama VAR, Laskar Mataram Rungkad Total

Namun, pada Sabtu (18/4/2026) PT LIB melakukan perubahan venue pertandingan.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali dipilihkan sebagai lokasi baru laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta.

Pemindahan beda pulau ini telah resmi diputuskan sebagai antisipasi dari keamanan.

Selain perubahan lokasi, pertandingan juga dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton. 

Langkah ini diambil untuk menghindari potensi sanksi terhadap klub.

Ketua Panpel PSIM Yogyakarta Wendy Umar Seno Aji mengatakan jika sebenarnya perizinan ke Stadion Sultan Agung sudah dilaksanakan sebelum laga.

Namun, panitia telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak terkait untuk mengambil keputusan akhir.

Hasilnya, aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pertandingan. 

“Setelah melakukan koordinasi intensif dan mempertimbangkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta pemangku kepentingan terkait, kami menyepakati bahwa aspek keamanan dan kenyamanan seluruh pihak harus menjadi prioritas utama," ujar Wendy Umar.

"Mengingat tingginya antusiasme pencinta sepak bola untuk laga krusial ini, kami bersama-sama menilai bahwa kapasitas SSA saat ini belum ideal untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut secara maksimal," tambahnya.

Baca juga: Profil Bomber Label LA Liga Eks Getafe yang Bisa Dilirik Persija Jakarta jika Gustavo Almeida Out

Sebelum memutuskan pindah pulau, ada opsi untuk pindah ke Semarang namun, ada agenda pemakaian stadion di waktu dekat.

Menanggapi pemindahan itu, Jakmania mengaku kecewa berat dengan keputusan panitia dan PT LIB yang menyetujuinya.

Jakmania memberikan pernyataan resmi melalui pengurus pusat.

"Pengurus Pusat the Jakmania menyayangkan keputusan pemindahan pertandingan antara PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta dari Bantul ke Bali serta pelaksanaan pertandingan tanpa kehadiran penonton," pernyataan Jakmania.

Fan dari Persija Jakarta itu menganggap jika laga ini adalah laga usiran yang justru tak akan memberikan dampak baik untuk sepak bola Indonesia.

"Sepakbola Indonesia tidak akan berkembang secara maksimal apabila masih dihadapkan pada praktik “laga usiran” yang justru menjauhkan esensi pertandingan dari para pendukungnya."

Jakmania merasa rugi dengan pemindahan ini karena sudah melakukan pemesanan tempat, dan sebagainya.

"Kerugian yang timbul bukan hanya secara materi, tetapi juga secara emosional."

Meski begitu, Jakmania tetap menghargai keputusan itu dan memberikan apresiasi pada Brajamusti dan Maident yang awalnya akan menyambut Jakmania di Bantul. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Baca Lebih Lanjut
Sederet Alasan Pemindahan Venue Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta ke Bali
Yoseph Hary W
Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Pindah ke Bali, Mauricio Souza: Lapangan Mendukung Permainan
Irwan Wahyu Kintoko
Venue Laga PSIM Yogyakarta Vs Persija Berpindah 450 Kilometer, Ini Tanggapan Pelatih Mauricio
Jaisy Rahman Tohir
Laga kandang PSIM kontra Persija resmi dipindah ke Bali
Antaranews
Laga Kandang PSIM Yogyakarta vs Persija Resmi Dipindah ke Bali, Digelar Tanpa Penonton
Muhammad Fatoni
Preview PSBS Biak Vs Persija Jakarta: Tren Buruk Tuan Rumah, Macan Kemayoran Tetap Mode Waspada
Lailatun Niqmah
Susunan Pemain PSBS Biak Vs Persija Jakarta: Mauricio Pakai 2 Pemain U-23, Eksel Kembali Starter
Tiffany Marantika Dewi
Selain Persib Bandung Vs Arema FC, Jadwal PSIM Vs Persija Juga Alami Penyesuaian, Cek Perubahannya
Lailatun Niqmah
Update Hasil Laga Bhayangkara FC Vs PSIM Yogyakarta: Sidibe Cs Tumbang di Babak Pertama
Yonatan Krisna
Bhayangkara FC Vs PSIM Yogyakarta: Laskar Mataram Pincang, Tuan Rumah Mode Bangkit dari Pekan Lalu
Tiffany Marantika Dewi