Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Seorang warga Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk memancing di aliran anak Sungai Padang Kemiling saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Selasa (21/4/2026).

Korban diketahui bernama Asep Prasetyo (33), yang hingga malam hari tidak kunjung kembali ke rumah sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di lokasi sungai yang debit airnya meningkat akibat hujan.

Berangkat Memancing Sejak Siang

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kronologi kejadian bermula saat korban berpamitan kepada keluarga sekitar pukul 13.00 WIB untuk pergi memancing.

Korban diketahui menuju aliran anak Sungai Padang Kemiling yang kerap menjadi lokasi aktivitas memancing warga sekitar.

Saat itu, kondisi masih normal dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Namun, waktu terus berjalan hingga sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga mulai merasa cemas karena biasanya korban tidak pergi terlalu lama.

Kekhawatiran Meningkat Saat Hujan Deras

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena saat kejadian hujan deras mengguyur Kota Bengkulu. Akibatnya, debit air di aliran anak sungai meningkat cukup signifikan.

Selain faktor cuaca, keluarga juga khawatir karena korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang berpotensi membahayakan jika kambuh saat berada di lokasi sungai.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Selebar serta Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Bengkulu.

Tim Rescue Langsung Diterjunkan

Menindaklanjuti laporan warga hilang di Bengkulu tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, Muslikun Sodik, langsung mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.

Tim bergerak menuju titik pencarian yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kantor, kemudian segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta keluarga korban.

“Tim Rescue saat ini sudah berada di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta keluarga korban untuk menentukan titik awal pencarian, dilanjutkan pencarian menyisir aliran anak sungai,” ujar Muslikun dalam keterangan resminya.

Penyisiran Sungai Masih Berlangsung

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan masyarakat setempat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Proses pencarian dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi arus sungai yang cukup deras akibat hujan. Petugas juga terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan keselamatan tim.

Hingga malam hari, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Baca Lebih Lanjut
Hari Kedua Pencarian Warga Hanyut di Sungai Way Semuong, Tim Gabungan Perluas Penyisiran
Taryono
Warga Donggala Hilang di Sungai Rio Pakava, Jenazah Ditemukan Tersangkut Ranting
Regina Goldie
Jadwal SIM Keliling Padang Pariaman Rabu 15 April 2026 Digelar di Mako Polsek Sungai Sariak
Rezi Azwar
Detik-detik 6 Warga Hanyut di Sungai Cibanjaran Viral, 1 Tewas dan 1 Masih Hilang
Dedy Herdiana
Hendak Memancing, Warga Jasinga Bogor Temukan Mayat Lansia di Sungai Cidurian
Ardhi Sanjaya
BPBD data 1.277 rumah warga Kabupaten OKU terdampak banjir
Antaranews
Mandi Sepulang Sekolah, Siswa SMP di Martapura Hilang Terseret Arus Sungai Komering
Yandi Triansyah
Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Rawas di Muratara Saat Mandi Bersama Teman
Tarso romli
Waspada Luapan Sungai Musi, Polsek Talang Padang Pantau Ketat Debit Air & Siagakan Personel
Kharisma Tri Saputra
Breaking News: Sidang Tuntutan Kasus Mutilasi Tiga Perempuan di Padang Pariaman Kembali Ditunda
Rezi Azwar