TRIBUNJATIM.COM - Nama Bunga Zainal tengah menjadi sorotan publik setelah momen emosionalnya saat melakukan siaran langsung di TikTok viral di media sosial.
Dalam tayangan tersebut, Bunga tampak menangis ketika sedang berjualan.
Situasi itu dipicu oleh komentar warganet yang menyinggung persoalan pribadinya, termasuk kondisi kesehatan sang ayah yang saat ini tengah menjalani perawatan.
Diketahui, hubungan Bunga dengan keluarganya, termasuk sang ibu, Evi Zainal, sedang tidak harmonis.
Saat siaran berlangsung, Bunga sempat berusaha memberikan klarifikasi.
Namun, derasnya komentar negatif membuat emosinya tak terbendung.
Potongan video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu beragam reaksi dari publik.
Baca juga: Rugi Rp15 M, Bunga Zainal Kecewa Terdakwa Penipuan Investasi Hanya Dipenjara 2 Tahun: Mana Jera
Di tengah polemik yang berkembang, kakak Bunga, Vicky Zainal, akhirnya angkat bicara.
Melalui unggahan di Instagram, Vicky menyampaikan respons panjang terkait kondisi keluarga mereka sekaligus menanggapi tangisan sang adik.
Dalam pernyataannya, Vicky menyoroti kondisi ayah mereka yang tengah sakit serius.
Ia meminta Bunga untuk menunjukkan empati terhadap situasi tersebut, terutama terhadap perjuangan sang ibu yang merawat ayah mereka.
“PAPA LG SAKIT PARAH! SKRNG LO MAU BUAT MAMA LO SAKIT PARAH JG?? LO TAU GA PENGORBANAN MAMA JAGAIN PAPA SAKIT!! LO TAU GA CAPEKNYA URUS ORNG SAKIT SEMENTARA DIA JG LG SAKIT?!,” ujar Vicky Zainal, dikutip Tribunnews, Rabu (22/4/2026).
Vicky juga mempertanyakan sikap Bunga yang dinilai membawa konflik keluarga ke ruang publik.
Menurutnya, permasalahan internal seharusnya diselesaikan secara baik tanpa melibatkan opini publik yang dapat memperkeruh keadaan.
Selain itu, ia menyinggung soal empati dan hubungan personal di antara mereka.
Vicky menegaskan tidak ada keluarga yang sempurna dan setiap anggota keluarga memiliki kekurangan masing-masing.
“TUNJUKIN EMPATI LO DIKIT! APA EMNG LO MAU BUAT DUA2 NYA MATI CEPET????!! DAN SELAMA INI GW PUN GA TAU ALASAN KNP LO BENCI BGT SM GW!! INGET GA ADA KLRG YG SEMPURNA! DAN BUKAN CUMA GW DOANK YG PUNYA AIB! LO PUN PUNYA AIB!."
Dalam klarifikasinya, Vicky turut meluruskan anggapan publik terkait kondisi finansial keluarga.
Ia menyatakan selama ini orang tua mereka tetap berperan dalam membiayai kehidupan keluarga, dan membantah anggapan seluruh beban ditanggung oleh satu pihak saja.
Ia juga menekankan besarnya perjuangan sang ibu dalam merawat ayah mereka selama sakit, serta keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam menghadapi situasi tersebut.
“NYOKAP GW BERJUANG MATI2AN KEPALA BUAT KAKI AGAR BOKAP GW SEMBUH!! DAN KALIAN HRS TAU BAHWA SELAMA INI SEMUA ANDIL DLM URUS ORNG TUA GW!! JADI IM GONNA STAND UP FOR MY FAMILY!! NO MATTER WHAT!!!!.”
Menutup pernyataannya, Vicky menyebut waktu akan membuktikan kebenaran dari konflik yang terjadi.
Ia memilih untuk tidak memberikan pembelaan lebih lanjut dan menyerahkan penilaian kepada publik seiring berjalannya waktu.
“SETELAH SANG DIVA MEMAINKAN PERANNYA YG BEGITU DLM, SKRNG GW JD PENJAHATNYA DI MATA KALIAN!! TIME WILL TELL THE TRUTH! GW GA AKAN PEMBELAAN APA2 UTK KALI INI, SHOW MUST GO ON KRN SANG DIVA LG BUTUH SPOTLIGHT! MONGGO,” pungkasnya.
Baca juga: Bunga Zainal Belum Ikhlas Rp6,2 M Lenyap Gara-gara Ditipu Investasi Bodong, Berharap Uang Kembali
Di sisi lain, ketegangan Bunga dengan ibunya itu bahkan sudah berlangsung sejak keputusan Bunga menikah dengan Sukhdev Singh yang sempat tidak direstui.
Kakak-kakaknya seperti Vicky Zainal dan Wulan Zainal kerap melontarkan sindiran di media sosial, mulai dari tudingan pelit hingga disebut tak peduli pada orang tua.
Tekanan dari komentar warganet itulah yang akhirnya memicu reaksi emosional Bunga.
Ia pun tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi secara langsung saat live berlangsung.
Bunga mengungkapkan dirinya merasa terus disudutkan oleh publik.
“Semua orang mojokin gue seolah-olah gue yang salah, nggak papa biarin emang gue penjahatnya nggak papa,” ujar Bunga Zainal dengan terisak, dikutip Tribunnews, Senin (20/4/2026).
Ia juga menegaskan dirinya sudah terbiasa dianggap negatif oleh warganet.
“Gue emang penjahatnya di mata netizen,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bunga menjelaskan air matanya bukan karena pernyataan keluarga, melainkan karena kondisi sang ayah yang ikut diseret ke ranah publik.
“Gue nggak akan pernah nangisin kakak-kakak gu, adik gue, yang gua tangisin adalah kalian bawa-bawa bapak gue yang harusnya nggak perlu dijadiin konsumsi publik.”
Ia kembali menegaskan dirinya tidak menangisi konflik dengan saudara.
“Gua nggak nangisin kakak gua adik gua dengan statement mereka enggak, gua nangisin, ayah gue yang dibawa-bawa,” ucapnya, menahan emosi.
Baca juga: Rp15 Miliar Ludes Kena Tipu Teman, Bunga Zainal Kini Jual Barang Branded Miliknya: Buat Tabungan
Terkait berbagai tudingan yang dialamatkan padanya, Bunga memilih untuk tidak ambil pusing.
“Kalau dibilangin pelit, biarin aja suka-suka dia gua dibilang pelit.”
Ia pun menanggapi tuduhan soal ketidakpeduliannya terhadap orang tua.
“Dibilangin nggak ngurusin (ortu) biarin aja, emang gue penjahatnya,” ujarnya.
Namun, Bunga memberi garis tegas agar kondisi ayahnya tidak dijadikan bahan perbincangan publik.
“Tapi jangan pernah kasihanin bapak gue, bapak gua nggak perlu dikasihani, bapak gue bukan untuk konsumsi publik,” tegasnya.
Di tengah konflik tersebut, Bunga mengaku sebenarnya ingin membela diri, tetapi memilih menahan diri karena berhadapan dengan orang tua.
“Hati kecil gue pengen banget ngebantah omongan ibu dan kakak kakak gue, tapi yang gua lawan orang tua gua, nanti gue salah lagi, gue dibilang maki-maki orang tua.”
Ia juga membantah tudingan pernah berkata kasar kepada orang tuanya.
“Gua nggak pernah maki-maki ibu gua, maki-maki bapak gua, nggak pernah, kalau emang pernah buktiin aja,” katanya.
Bunga kemudian membeberkan perannya dalam merawat sang ayah.
“Nggak usah kasih saran aku untuk minta ketemu bapak, aku tuh udah ngurusin bapak aku loh, bukan enggak, aku loh yang bawa bapak aku ke Kuala Lumpur yang cari dokternya itu aku.”
Ia menambahkan dirinya selama ini memilih diam soal hal tersebut.
“Yang bawa pertama kali bapakku ke rumah sakit itu aku untuk tes scan, ada aku ngomong2? Nggak ada, aku diem aja,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Bunga menunjukkan keteguhan sikapnya menghadapi penilaian publik.
“Nggak apa, biar gue yang jadi anak durhaka, yang penting gua nggak jadi ibu durhaka buat anak gue, gue nggak akan jadi ibu durhaka buat anak gue.”
Ia pun menutup dengan pernyataan pasrah terhadap opini publik.
“Nggak papa gue jadi anak durhaka di mata netizen,” tutup Bunga.