Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Korban kecelakaan maut di Tugu Wisnu Manahan, Solo, pada Selasa (21/4/2026) sore disebut berasal dari luar Jawa.
Mereka berinisial A dan LN.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Vebby Laveri, melalui Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Yuli Nurus Yani, mengatakan pihaknya masih mendalami insiden kecelakaan tersebut.
Sementara itu, kedua korban disebut berasal dari luar Jawa.
Mereka meninggal dunia setelah terseret truk boks bermuatan toples plastik tersebut.
Dalam insiden itu, korban disebut sempat terseret beberapa meter.
Iptu Yuli Nurus Yani mengatakan salah satu korban terjepit di sela ban truk hingga terseret beberapa meter.
"Itu masih sementara, dari keterangan beberapa saksi. Kami masih mendalami apakah ada indikasi penyebab hingga terjadi benturan dari belakang seperti itu. Saat ini masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Kondisi kedua korban dikabarkan tidak terselamatkan usai mengalami insiden tersebut.
"Iya, yang satu terjepit di antara ban belakang truk, jadi terseret sekitar 15 sampai 20 meter dari titik benturan," ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Dia juga membeberkan kronologi kecelakaan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di perempatan Tugu Wisnu Manahan.
Kecelakaan ini melibatkan truk boks dan sepeda motor.
Yuli menerangkan insiden bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah utara menuju simpang Tugu Wisnu Manahan.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Saksi awal mengatakan kedua kendaraan sama-sama dari arah utara, dari arah Girimulyo menuju simpang empat Patung Wisnu," jelas Yuli.
Baca juga: Kondisi Korban Kecelakaan di Tugu Wisnu Solo: Terseret 20 Meter, Terjepit di Ban Truk
Namun, sesampainya di simpang Tugu Wisnu, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban ditabrak truk dari belakang.
"Posisinya kendaraan di depan, truk di belakang. Sebelum sampai lampu merah terjadi benturan," lanjutnya.
Sementara itu, saat disinggung terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, Yuli mengatakan pihaknya masih mendalaminya.
"Sementara ini kami laporkan dulu, karena keduanya diduga berasal dari luar Jawa. Kami masih mencoba mencari keluarga korban karena satu identitas belum ditemukan secara lengkap. Baru ditemukan nama, tetapi belum data lengkapnya," pungkasnya.
Ia menambahkan, akibat kejadian tersebut, dua orang pemotor yang berboncengan menjadi korban. (*)