Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kecelakaan lalu lintas di Simpang Tugu Wisnu Manahan, Solo, pada Selasa (21/4/2026) sore, menewaskan dua pengendara motor.
Satlantas Polresta Solo kini masih mendalami penyebab kecelakaan maut tersebut yang melibatkan sepeda motor dan truk boks.
Insiden kecelakaan di Solo ini melibatkan dua mahasiswi yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Fazio warna biru dengan nomor polisi AD 2908 CAA.
Kedua korban diketahui bernama Lyra Nuraulia (20), warga Palopo, Sulawesi Selatan, dan Anissa (20), warga Gowa, Sulawesi Selatan.
Keduanya dinyatakan meninggal dunia setelah bertabrakan dengan truk boks Isuzu Giga bernomor polisi L 8242 UDA yang dikemudikan oleh VRI (23), warga Kota Surabaya.
Pihak Satlantas Polresta Solo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Vebby Laveri melalui Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Yuli Nurus Yani menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah bukti awal di lokasi kejadian.
“Sementara saat ini masih kita dalami melalui rekaman CCTV yg ada, kemudian klarifikasi pengemudi Truk,” jelas Yuli kepada TribunSolo.com, Kamis (23/4/2026).
Untuk memperkuat penyelidikan kecelakaan di Solo tersebut, polisi telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian juga telah dimintai keterangan oleh petugas.
“Dan pencarian saksi saksi yg mengetahui secara langsung kejadian,” lanjutnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan maut di kawasan Simpang Tugu Wisnu Manahan.
Baca juga: Cerita Sedih di Balik Kecelakaan Maut Dua Mahasiswi di Tugu Wisnu Manahan Solo
Terkait pengemudi truk, polisi menyebut VRI saat ini masih diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Meski dalam kondisi syok, kondisi fisiknya dilaporkan sehat.
“Alhamdulillah, saat ini masih kita amankan di kantor kondisi sehat wal Afiat. Sedikit syok namun sehat,” pungkas Yuli.
(*)