Reporter: Mutia R Kadullah, Mahasiswa Magang
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nongkrong nyaman tak selalu harus mahal.
Di Gorontalo, ada sejumlah kafe yang bisa jadi pilihan mahasiswa dengan budget minim.
Apalagi, penjualnya menawarkan harga terjangkau, fasilitas lengkap, dan suasana yang cocok untuk santai maupun mengerjakan tugas.
Drown Caffe yang berlokasi di Jalan Agus Salim, tepatnya di samping MR.DIY Agusalim, menjadi salah satu tempat nongkrong yang cukup diminati mahasiswa.
Kafe ini dikenal karena harga menunya yang sangat terjangkau, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai tanpa perlu mengeluarkan biaya besar.
Menu minuman termurah di Drown Caffe adalah Drown Coffee dengan harga Rp 6.000 untuk versi ice dan Rp 5.000 untuk hot.
Selain itu, tersedia juga makanan seperti nasi goreng seharga Rp 12.000 serta pop mie Rp 6.000.
Bahkan, menu termahal di tempat ini hanya berkisar Rp 15.000.
Drown Caffe buka mulai pukul 06.15 pagi hingga 00.00 malam.
Fasilitas yang disediakan pun cukup lengkap, seperti WiFi gratis, colokan listrik, serta berbagai permainan yang bisa dinikmati pengunjung.
Menu best seller di tempat ini adalah moccacino dan butterscotch. Dengan harga yang murah dan fasilitas memadai, pengunjung bisa nongkrong lebih lama hanya dengan membeli satu menu.
Keunikan Drown Caffe terletak pada konsistensi harga yang tidak pernah berubah sejak awal berdiri.
Pickmie Cafe yang berlokasi di perempatan Andalas, tepatnya di depan Moya Shop, menjadi pilihan favorit bagi mahasiswa yang ingin nongkrong dengan harga terjangkau.
Menu andalan berupa mie dibanderol mulai dari Rp 7.000, sedangkan minuman tersedia mulai Rp 5.000.
Pengunjung juga bisa menambahkan berbagai kondimen seperti nasi, sosis, dan lainnya sesuai selera.
Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 04.00 subuh, sehingga cocok untuk nongkrong hingga larut malam.
Fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari WiFi gratis, colokan listrik, permainan, hingga alat karaoke.
Menu best seller di Pickmie Cafe adalah mie goreng dan ayam geprek. Selain itu, pengunjung juga bisa memilih berbagai jenis tempat duduk sesuai kenyamanan.
Keunikan kafe ini terletak pada konsepnya yang sudah memiliki banyak cabang di Indonesia, namun tetap menjadi salah satu tempat nongkrong favorit di Gorontalo.
Coffe Syndrome yang berlokasi di Jalan Sawah Besar, jaraknya hanya sekitar 92 meter dari RUPE, menawarkan suasana yang tenang karena lokasinya agak tersembunyi dari keramaian jalan utama.
Kafe ini telah beroperasi sejak awal tahun 2020 dan dikelola oleh Lisna sebagai manajer.
Untuk harga, minuman termurah seperti lemon tea dibanderol mulai Rp 15.000, sementara makanan seperti goroho dijual sekitar Rp 16.000.
Menu andalan di tempat ini adalah chicken wings, dengan minuman best seller berupa butterscotch dan caramel.
Jam operasional Coffee Syndrome dimulai pukul 16.00 hingga 01.00 untuk Senin–Selasa, dan hingga 04.00 subuh pada Rabu–Minggu.
Fasilitas yang tersedia meliputi WiFi gratis, colokan di hampir setiap tempat duduk, serta ruang meeting berkapasitas 20 orang yang dilengkapi proyektor dan TV.
Dengan suasana nyaman dan tanpa batasan waktu bagi pengunjung, tempat ini sangat cocok bagi mahasiswa yang ingin belajar atau sekadar bersantai lebih lama.
(*)