WARTAKOTALIVE.COM - Jembatan Cangar di Batu, Jawa Timur kembali menjadi lokasi seorang warga nekat mengakhiri hidupnya.

Seorang pemuda diduga nekat melompat dari Jembatan Cangar, Batu dan ditemukan tewas.

Sebelum tewas meloncat, seseorang sempat memfoto pria tersebut yang tengah menatap kosong ke bawah jembatan. 

Kemudian setelahnya, warga menemukan sepasang sandal dan sebuah motor di pinggir jembatan pada Kamis (23/4/2026). 

Dimuat TribunBatu aksi mengakhiri hidup di Jembatan Cangar bukan kali ini saja terjadi. 

Kasus terbaru jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan di bawah Jembatan Kembar Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (23/4/2026). 

Jasad pria mengenakan jaket hoodie warna putih ditemukan di bawah jembatan kembar Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (23/4/2026).

Informasinya, orang yang pertama kali melihat mayat yang belum diketahui identitasnya itu ialah pengendara yang tengah melintas.

Kapolsek Bumiaji AKP Anton Hendri Subagijo mengatakan informasi terkait penemuan mayat ini telah diterima pihak kepolisian.

“Kami mendapat informasi sekitar pukul 10.00 WIB dan begitu mendapatkan informasi, personel langsung dikerahkan menuju lokasi,” kata AKP Anton Hendri Subagijo, Kamis (23/4/2026).

Belum genap sebulan, di lokasi yang sama juga pernah ditemukan mayat pria berinisial MMA (24) asal di Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang sengaja menghilangkan nyawa dengan melompat dari atas jembatan pada Selasa (31/3/2026) lalu.

Baca juga: Alasan Alvi Maulana Membunuh dan Memutilasi hingga Buang Potongan Tubuh Pacarnya di Pacet Mojokerto

Pemuda yang diketahui bekerja di percetakan itu tewas dengan luka parah pada bagian kepala. 

Sebelum ditemukan tewas ada warga yang melihat korban berada di pinggir jembatan dengan tatapan kosong.

Dimuat TribunMojokerto sejumlah kasus mengakhiri hidup di Jembatan Cangar membuat lokasi tersebut viral. 

Sejumlah pengunjung datang dan meletakkan berbagai benda seperti rokok, bunga, jajanan, hingga kopi di atas jembatan.

Aksi tersebut dilakukan tepat di atas Tempat Kejadian Perkara (TKP) pria asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang ditemukan meninggal dunia di dasar Jembatan Cangar, pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.

Fenomena ini muncul secara spontan, sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terkait peristiwa yang dialami korban.

Namun pengunjung perlu memperhatikan akan keselamatan dan menjaga kelestarian alam, lantaran Jembatan Cangar berada di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas mengatakan fenomena di Jembatan Cangar yang terletak di perbatasan Mojokerto dan Batu ini menarik perhatian karena banyak orang meninggalkan rokok, kopi dan lainnya. 

Pihak Tahura menganggap ini sebagai kearifan lokal, tetapi tetap membersihkan area jembatan.

"Kejadian tersebut berada di Jembatan Cangar masuk wilayah Batu. Begitu masyarakat menaruh itu, ya kami bersihkan," ujar Agustiningtyas melalui sambungan seluler, Senin (20/4/2026).

Menurut Agustiningtyas, Jembatan Cangar merupakan fasilitas penghubung lalu lintas jalan provinsi yang seharusnya tidak digunakan untuk aktivitas seperti swafoto maupun lainnya.

Masyarakat diimbau menggunakan jembatan hanya untuk lalu lintas kendaraan. Pengunjung dapat memanfaatkan tempat istirahat yang tersedia di sepanjang jalur atau tempat wisata.

"Akan sangat bijak ketika kemudian masyarakat memanfaatkan jembatan itu, murni hanya sebagai tempat sarana lalu lintas tidak untuk tempat selfie, nongkrong dan lainnya," bebernya.

Ia mengungkapkan, banyak spot istirahat yang patut dikunjungi ketika melewati jalur Cangar-Pacet  di sepanjang kawasan Tahura R Soerjo. 

"Ketika harus istirahat melewati jalur ini, ada Watu Ondo, Watu Lumpang dan sebagainya. Kalau jembatan, hanya digunakan lalu lintas bahaya jika digunakan untuk tempat Nongkrong dan yang dikhawatirkan juga membuang sampah bukan pada tempatnya," jelasnya.

Agustiningtyas menambahkan, edukasi diperlukan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga keselamatan bersama dan kebersihan kawasan hutan lindung.

(Wartakotalive.com/DES/TribunMojokerto/TribunBatu)

 

Baca Lebih Lanjut
Fenomena Jembatan Cangar Dipenuhi Sesajen, Pengunjung Diingatkan Jangan Nongkrong di Lokasi 
Wiwit Purwanto
Lagi, Mayat Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar Kota Batu, Motor Yamaha Vixion Diduga Milik Korban
Eko Darmoko
Terjadi Lagi, Penemuan Jasad di Bawah Jembatan Cangar, Korban Kenakan Hoodie Putih
Samsul Arifin
Tak Kuat Nanjak, Truk Masuk Jurang Susuh di Perbatasan Kota Batu-Karangploso Malang
Eko Darmoko
Antisipasi Macet Menuju Wisata Mikutopia, Jembatan Gerdu Kota Batu Diperlebar, Dikebut 24 Jam
Samsul Arifin
Loncat dari Jembatan dan Tak Muncul Lagi, Bocah 6 Tahun di Pelalawan Tewas Tenggelam
Firmauli Sihaloho
Tekan Kemacetan, Akses Jembatan Menuju Wisata Mikutopia Kota Batu Diperlebar, Proyek 24 Jam Nonstop
Eko Darmoko
Detik-detik Penyerangan Bus Aremania di Tol Waru, Batu dan Petasan Dilempar dari Atas Jembatan
Dwi Prastika
Aksi Arogan Wanita di Mojokerto yang Tonyor Anak Kecil Kini Resmi Ditahan, Ini Pertimbangan Polisi
Samsul Arifin
Wahana Baru di Mikutopia Batu, Berwisata Sekaligus Belajar Budidaya Jamur Mulai Rp15 Ribu
Sarah Elnyora Rumaropen