Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Seorang remaja berusia 12 tahun tewas setelah tertemper kereta api Joglosemarkerto saat melintas di rel di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jumat (24/4/2026) sore.
Peristiwa kecelakaan tragis di perlintasan kereta api ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB dan langsung mengundang perhatian warga sekitar.
Kapolsek Gemolong, AKP Liyan Prasetyo, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada sore hari.
"Kami mendapatkan laporan ada remaja 12 tahun tertemper kereta api yang melintas di wilayah Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, sore ini," kata Liyan, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, korban diketahui bernama Caesar Chiko Purnama (12), warga Dukuh Sidodadi, Kelurahan/Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.
Menurut keterangan, peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan kereta api Dukuh Ngeseng RT 20 RW 06, Kelurahan Kwangen.
Saat kejadian, korban sedang menuntun sepeda dari arah barat ke timur dengan maksud menyeberangi rel kereta api.
Di waktu bersamaan, kereta api Joglosemarkerto melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.
"Karena jarak yang sudah dekat sehingga seorang anak laki-laki tersebut tertemper mengenai kepala mengakibatkan korban meninggal dunia," ungkapnya.
Baca juga: Emak-emak Pemotor Tertabrak KA Batara Kresna, Terobos Rel Bengkong Solo Saat Kereta Melintas
Akibat benturan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka serius.
"Akibat kecelakaan itu, korban meninggal dunia dengan kondisi ditemukan luka sobek di bagian muka korban, tempurung kepala pecah, lecet kaki di sebelah kanan," kata dia.
(*)