Sosok selebgram Desi Ria Makdalena tengah menjadi sorotan publik usai videonya viral di media sosial.
Dikenal dengan nama akun Mgdalens, Desi Ria Makdalena membagikan momen saat mendatangi rumah masa kecilnya dan bertemu dengan keluarga besarnya. Dalam kesempatan tersebut, ia secara terbuka menyampaikan keputusannya untuk memutus hubungan dengan keluarga yang selama ini dianggap memberinya banyak luka.
Di hadapan para tantenya, Desi mengungkapkan niatnya untuk tidak lagi berurusan dengan keluarga, termasuk dengan ibu kandungnya. Keputusan tersebut ditunjukkan dengan menyerahkan kunci rumah peninggalan sang nenek yang sebelumnya telah ia bangun dan renovasi menggunakan uang pribadinya.
Dengan nada santai namun tegas, Desi menyampaikan maksudnya agar setelah serah terima tersebut, dirinya tidak lagi diganggu oleh pihak keluarga.
"Gue bantu bukan karena ada Ganda. Gue enggak punya ibu. Ini pribadi duit gue. Gue bantu bukan karena kasihan, enggak, karena emang duit banyak aja," ujar Desi Ria Makdalena di hadapan keluarganya.
Dalam unggahan yang sama, Desi juga menuliskan curahan hati yang cukup emosional. Ia mengaku membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa berdiri tegar menghadapi orang-orang yang menurutnya telah memberikan trauma mendalam.
"Gw perlu belasan tahun untuk bisa berdiri setegar ini di hadapan orang2 yg memberi gw banyak trauma. Tanpa air mata, tanpa kata kata iba agar mereka mengaku salah dan meminta maaf ke gw atas dosa mereka di masa lampau. Gw sangat lega dan puas. Gw tidak merasa bersalah, tidak merasa takut. Gw hanya merasa 'menang atas diri gw sendiri'," ungkapnya.
Di akhir tulisannya, Desi juga menyoroti sosok ibu kandungnya dengan pernyataan yang cukup keras.
"Teruntuk ibu2 yg rahimnya saya tumpangi dan selalu kabur ketakutan tiap saya datang. Tolong jangan mengakui saya sbg anakmu dan menggunakan nama saya sebagai senjata utk menindas org lain. Kamu itu najis yg gabisa di sucikan lagi," tulisnya.
Alasan Putus Hubungan
Keputusan Desi untuk memutus hubungan dengan keluarga bukan tanpa alasan. Ia mengaku memiliki masa lalu yang penuh trauma sejak kecil.
Menurut pengakuannya, ia berasal dari keluarga broken home dan sempat ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. Sejak itu, ia diasuh oleh nenek serta tantenya, namun tidak mendapatkan perlakuan yang baik.
"Gue itu terlahir dari keluarga broken home. Nyokap bokap gue cabut, dan gue ditinggalin di rumah nenek gue, lalu gue diurus sama tante-tante gue yang jahat banget," ungkapnya.
Desi mengaku mengalami kekerasan fisik dan mental, bahkan pelecehan, saat tinggal di rumah tersebut. Setelah lulus sekolah, ia memutuskan untuk kabur dan memulai hidup sendiri.
"Dia (tante) melukai gue secara fisik dan mental dan gue juga beberapa kali mengalami pelecehan di rumah itu. Intinya sampai gue udah lulus sekolah, gue kaburlah dari rumah itu. Ketika gue kabur, gue masih diteror terkait permintaan uang ini itu segala macam," akunya.
Bangkit dan Sukses Berbisnis
Setelah keluar dari lingkungan tersebut, Desi berjuang membangun kehidupannya dari nol. Ia sempat bekerja di berbagai bidang sebelum akhirnya sukses menjadi pengusaha.
Kini, Desi dikenal sebagai pemilik bisnis yang cukup besar dengan berbagai lini usaha, mulai dari produk kebersihan hingga kebutuhan hewan peliharaan. Ia juga mendirikan perusahaan sendiri bernama PT Desiria Jualan Indonesia sejak 2019.
Meski memiliki pengalaman pahit, Desi mengaku sempat tetap membantu keluarganya secara finansial. Namun kini, ia memilih untuk benar-benar memutus hubungan dan fokus pada kehidupannya sendiri tanpa berharap apa pun dari masa lalu.
Keputusan tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet, mulai dari dukungan hingga kritik, mengingat kisah hidup yang diungkapkan penuh dengan emosi dan pengalaman traumatis.