TRIBUNNEWS.COM - RRQ Hoshi dipastikan belum meraih satu pun kemenangan dari seluruh laga yang dijalani di MPL Indonesia Season 17.
Terbaru, RRQ Hoshi harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 0-2 pada pekan ke-5, Sabtu (25/4/2026) sore WIB.
Bertanding di MPL Arena, Jakarta, RRQ Hoshi sebenarnya sempat tampil dominan pada game pertama. Namun, satu kesalahan krusial membuat Dewa United mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.
Sementara pada game kedua, Dewa United tampil tanpa memberi ruang bagi RRQ Hoshi untuk mengembangkan permainan.
Kekalahan ini membuat RRQ Hoshi masih belum meraih kemenangan sejak awal musim.
Artinya, mereka telah menelan delapan kekalahan beruntun dan sekaligus berada di dasar klasemen MPL ID S17.
Dengan begitu RRQ Hoshi wajib bangkit pada putaran kedua jika ingin lolos playoff.
Di sisi lain, hasil positif ini mengangkat posisi Dewa United ke peringkat kedua dengan catatan lima kemenangan dan tiga kekalahan.
Adapun puncak klasemen masih ditempati ONIC yang mengoleksi tujuh kemenangan dan satu kekalahan.
Game 1
Pada game pertama, Dewa United mendapatkan kesempatan first pick dan memilih Zhuxin, Khaleed, Arlott, Suyou, serta Claude.
Sementara itu, RRQ Hoshi membalas dengan Phoveus, Yve, Guinevere, Chou, dan Karrie.
Memasuki Land of Dawn, RRQ tampil dominan di early game. Mereka sudah unggul 2.000 gold pada menit ke-6 setelah memenangkan team fight dan menghancurkan satu turret di area mid.
Baca juga: Jadwal MPL Indonesia Season 17 Week 5: Menanti Interview Pertama RRQ Hoshi
RRQ semakin di atas angin setelah memenangkan kontes Lord pertama pada menit ke-10, sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 3.000 gold.
Namun, Dewa United mampu membalikkan keadaan setelah memenangkan team fight di area bawah pada menit ke-11, yang membuat perolehan gold kembali seimbang.
Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi RRQ yang sebelumnya tampil dominan sejak early game.
Petaka bagi RRQ Hoshi terjadi saat perebutan Lord Evolved pada menit ke-23. Kekalahan dalam team fight dan kegagalan mengamankan Lord membuat mereka terpaksa bertahan di area base.
Dewa United yang berbalik unggul hingga 5.000 gold tak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka terus menekan hingga akhirnya berhasil menghancurkan base RRQ dalam waktu 25 menit.
Sementara pemainan Octa yang menggunakan Zhuxin menobatkannya sebagai MVP setelah memperoleh 15 kill dan hanya dua kali terbunuh.
Game 2
Pada game kedua, giliran RRQ yang mendapatkan first pick. Mereka memilih Zhuxin, Kalea, Phoveus, Yi Sun-shin, dan Granger.
Sementara itu, Dewa United membalas dengan Pharsa, Guinevere, Arlott, Harith, dan Khaleed.
Berbeda dengan game pertama, Dewa United langsung tampil dominan sejak early game. Memasuki menit ke-5, mereka sudah mengamankan lima kill dan unggul 2.000 gold.
Dominasi tersebut berlanjut setelah Dewa United berhasil mengamankan perfect Turtle dengan tiga kali Turtle tanpa balasan.
Tak ingin kehilangan momentum, Dewa United terus menekan RRQ dan memaksa terjadinya team fight.
Kontes Lord pertama pada menit ke-10 menjadi petaka bagi RRQ Hoshi. Kekalahan dalam team fight dan hilangnya Lord membuat mereka semakin tertinggal hingga 6.000 gold.
Hanya melalui serangan Lord pertama, Dewa United langsung menuntaskan permainan dengan menghancurkan base RRQ Hoshi pada menit ke-12.
(Tribunnews.com/Ali)