TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih empat jam, korban tenggelam di Sungai Jembatan Keruk Mataram, Kertapati, Palembang akhirnya ditemukan.

Korban, Julia Ramadani (11), siswi kelas V SD, ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, tidak jauh dari lokasi awal ia bermain air bersama teman-temannya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Suasana duka langsung menyelimuti keluarga saat jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Ki Marogan Lorong Karya Tani, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati.

Tangis histeris keluarga pecah, terutama sang ibu yang tak kuasa menahan kesedihan.

“Nak, bangun… jangan tinggalkan ibu,” ucap ibu korban sambil memeluk jasad anaknya.

Sejumlah kerabat, tetangga, dan teman korban juga tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

“Tidak menyangka, anaknya periang dan suka bermain dengan teman-temannya,” ujar Sri, salah satu tetangga.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, membenarkan korban telah ditemukan oleh tim SAR tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat mandi di sungai bersama tujuh orang temannya sekitar pukul 07.00 WIB. Diduga korban tidak bisa berenang dan tidak kembali ke daratan saat teman-temannya selesai mandi.

Baca juga: Remaja Putri di Palembang Tenggelam Saat Mandi di Sungai Jembatan Keruk Kertapati

Baca juga: Remaja di OKU Tewas Tenggelam Saat Berenang di Danau Perumahan, Keluarga Menangis Histeris

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, seorang remaja perempuan bernama Julia Ramadani (11), warga Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Jembatan Keruk, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Mataram RT 005 RW 002. Saat kejadian, korban tengah mandi bersama tujuh orang temannya, yakni AL, RA, JL, KK, AD, PK, dan KJ.

Berdasarkan keterangan saksi AL, mereka awalnya hanya bermain dan mandi di sungai seperti biasa.

Namun, setelah selesai mandi, korban tidak terlihat kembali ke daratan.

“Kami sedang main dan mandi di sungai, Pak. Setelah selesai, korban tidak kelihatan lagi. Kami panik lalu memberi tahu Ketua RT,” ujar AL.

Ketua RT setempat, Wensi (42), membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, dirinya langsung mendatangi lokasi dan melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas Polsek Kertapati.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan. Tim dari Polsek, Inafis, SPKT, serta Reskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi.

 

 

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Baca Lebih Lanjut
Remaja Putri di Palembang Tenggelam Saat Mandi di Sungai Jembatan Keruk Kertapati
Slamet Teguh
Breaking News: Mandi Bersama Teman, Bocah Perempuan Tenggelam di Sungai Kertapati Palembang
Odi Aria
Remaja di OKU Tewas Tenggelam Saat Berenang di Danau Perumahan, Keluarga Menangis Histeris
Slamet Teguh
Mandi di Sungai Komering Usai Pulang Sekolah, Siswi SMP di OKU Timur Dilaporkan Tenggelam
Slamet Teguh
Loncat dari Jembatan dan Tak Muncul Lagi, Bocah 6 Tahun di Pelalawan Tewas Tenggelam
Firmauli Sihaloho
Remaja 14 Tahun Tenggelam di Kali Manikin, Sempat Selamatkan Teman
Oby Lewanmeru
Polisi Ungkap Kronologi Remaja Tenggelam di Bendungan Kali Manikin
Oby Lewanmeru
Gembok Dirusak, 10 Tabung LPG 3 Kg di Warung Kertapati Palembang Raib, Pemilik Lapor Polisi
Slamet Teguh
Jasad 2 Pelajar yang Tenggelam di Cirebon Kini Ditemukan, Mengapung 1 Km dari Awal Tenggelam
Seli Andina Miranti
Polisi Amankan 2 Remaja yang Terlibat Perkelahian di Sumba Barat Daya, NTT
Gordy Donovan