Disclaimer:
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Seorang perempuan berusia 28 tahun yang diketahui sebagai pemilik apotek ditemukan meninggal dunia di tempat usahanya, Apotek Allmendo Farma, yang berlokasi di RT 24 RW 06, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Minggu (26/4/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh adik laki-lakinya sekitar pukul 17.30 WITA.
Ia membuka pintu apotek karena merasa khawatir lantaran sejak pagi tidak ada kabar dari korban, sementara biasanya apotek sudah beroperasi.
Salah satu anak kos di sekitar lokasi, Rara, mengaku terakhir melihat korban pada Sabtu malam.
Baca juga: Polisi Bubarkan Balap Liar di Kota Kupang dan Evakuasi 1 Korban Lakalantas ke Rumah Sakit
“Terakhir lihat tadi malam. Orangnya ceria, jadi kami tidak menyangka,” ujarnya saat diwawancarai.
Rara menambahkan, korban dikenal sebagai sosok yang aktif dan ramah.
“Dia sering tidur di apotek. Biasanya buka setiap hari, pagi sudah buka dan tutup sekitar jam 11 malam. Tapi hari ini tidak buka dari pagi,” katanya.
Menurutnya, pada malam terakhir sebelum kejadian, korban sempat terlihat berbeda.
“Tadi malam lihat dia seperti termenung, seperti sedang pikir sesuatu,” tambah Rara.
Pemilik kos, Yoes Nempung, juga membenarkan bahwa korban merupakan seorang apoteker sekaligus pemilik apotek tersebut.
“Yang meninggal perempuan. Dia apoteker yang punya apotek. Terakhir saya lihat kemarin sebelum saya pergi ke Kupang,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi kejadian, suasana di sekitar apotek tampak ramai dipadati warga yang berdatangan untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Arus lalu lintas di jalan depan lokasi sempat melambat karena banyaknya warga yang berkumpul di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Aparat kepolisian terlihat telah memasang garis polisi untuk mengamankan area dan membatasi akses masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Titus Uly untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna memastikan penyebab pasti kematian korban. (uge)
Catatatan Penting:
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan profesional.
Berikut adalah panduan dan sumber bantuan yang dapat diakses:
Panduan Pencegahan Bunuh Diri (Jangan Putus Asa)
Jika Anda merasa putus asa, ingatlah bahwa depresi dan gangguan kejiwaan dapat disembuhkan dengan bantuan profesional kesehatan mental.
Cari Bantuan Profesional: Segera hubungi psikolog atau psikiater.
Bercerita pada Orang Terpercaya: Jangan memendam masalah sendiri. Ceritakan beban Anda kepada sahabat, keluarga, atau orang yang Anda percayai.
Hindari Kesepian: Saat pikiran negatif muncul, usahakan berada di sekitar orang lain atau hubungi seseorang.
Sumber Bantuan di Indonesia
Into The Light Indonesia: Komunitas pencegahan bunuh diri. Anda dapat mencari informasi atau dukungan melalui situs mereka di www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri.
Layanan Sejiwa 119: Layanan konseling krisis kesehatan jiwa yang disediakan oleh Kemenkes (dapat dihubungi melalui telepon 119).
Rumah Sakit Jiwa atau Puskesmas: Fasilitas kesehatan terdekat biasanya memiliki layanan psikolog atau psikiater.
Tanda-tanda Bahaya (Perlu Waspada)
Jika orang terdekat menunjukkan tanda-tanda ini, mohon berikan perhatian khusus:
Membicarakan tentang keinginan mati atau bunuh diri.
Mengisolasi diri dari teman dan keluarga.
Menunjukkan perubahan suasana hati yang drastis.
Mengungkapkan rasa putus asa atau tidak memiliki jalan keluar.
Bunuh diri bukanlah jalan keluar dan ada banyak pihak yang peduli serta bersedia membantu Anda melewati masa sulit. (*).