TRIBUNNEWS.COM - Lagu "Dunia Yang Nanti" karya Raim Laode tengah menjadi perbincangan hangat dan menduduki posisi trending di berbagai platform digital pada akhir April 2026.
Lagu ini berhasil menyentuh sisi paling rapuh dari para pendengarnya melalui narasi cinta yang tidak tersampaikan.
Raim Laode, yang memiliki nama asli La Ode Raimudin, adalah seorang seniman multitalenta asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang mengawali kariernya sebagai seorang komika (stand-up comedian) sebelum akhirnya meledak sebagai penyanyi dan penulis lagu berskala nasional.
Ia dikenal luas berkat kemampuannya meramu lirik yang puitis namun sederhana, dengan salah satu karya monumentalnya, "Komang", yang sempat memecahkan rekor sebagai lagu Indonesia yang paling banyak didengar dalam sehari di platform musik digital.
Sebagai musisi, Raim memiliki ciri khas dalam mengangkat tema-tema cinta yang tulus dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Serta selalu menyisipkan pesan moral dan kedalaman rasa dalam setiap bait yang ia tulis, menjadikannya salah satu solois pria paling berpengaruh di industri musik Indonesia saat ini.
Musik video lirik lagu Dunia Yang Nanti - Raim Laode dirilis pada 24 April 2026 di kanal YouTubenya.
Lagu ini diciptakan sendiri oleh Raim Laode.
Ia menulis karya ini sebagai bagian dari perjalanan pribadinya, menjadikannya sebuah karya yang sangat autentik.
Berdasarkan pengantar dari Raim Laode, lagu ini lahir dari "kebodohan yang jujur".
Ketulusan emosi dalam liriknya mengenai dua hati yang berjalan bersama namun tidak bisa saling memiliki sangat menyentuh hati pendengar, terutama mereka yang sedang terjebak dalam hubungan tanpa status atau cinta yang tak sampai.
Baca juga: Kunci Gitar Adoh - Denny Caknan Viral TikTok: Aku Mung Pengen Nyawang Guyumu Kangenku
Lirik lagu ini banyak digunakan sebagai latar suara (sound) untuk video-video reflektif yang menggambarkan proses belajar mengikhlaskan seseorang.
Narasi tentang "mendoakan daripada memiliki" menjadi kutipan yang sangat viral.
Pesan bahwa jatuh cinta bukanlah sebuah pilihan memberikan perspektif baru bagi pendengar, sehingga memicu banyak diskusi di kolom komentar YouTube dan media sosial lainnya.
Karakter suara Raim Laode yang khas dan cara penyampaiannya yang seperti sedang bercerita membuat lagu ini terasa sangat personal, seolah-olah ia sedang berbicara langsung kepada pendengarnya.
Bagian lirik lagu Dunia Yang Nanti - Raim Laode yang paling banyak dikutip dan menjadi inti dari lagu ini adalah tentang keikhlasan dan harapan di masa depan:
"itulah kenapa jatuh cinta dikatakan jatuh karena sebagaimana kita jatuh kita tidak punya kuasa pilih jatuh… pada hati yang mana..?"
Berikut lirik dan kunci gitar lagu Dunia Yang Nanti - Raim Laode dengan chord dasar yang mudah dimainkan:
[Intro:]
waktu bawa kita ke tempat tak terduga
kau hadir kembali menyapa hidupku
kau ada yang miliki, ku ada yang punyai
juga ada rasa yang belum sempat terucap
tak banyak inginku
tak banyak ingin
kita dua hati yang bodoh
berjalan pada waktu..
[Reff:]
itulah kenapa jatuh cinta
dikatakan jatuh
karena sebagaimana kita jatuh
kita tidak punya kuasa
pilih jatuh… pada hati yang mana..?
[Musik:]
mengerti.. mengertilah..
banyak hal.. yang tak kupahami
kendati.. kau kusuka
kita dua hati yang salah
bodoh pada waktu..
[Reff:]
itulah kenapa jatuh cinta
dikatakan jatuh
karena sebagaimana kita jatuh
kita tidak punya kuasa
pilih jatuh… pada hati yang
mana bisa kutahan senyum sederhanamu
karena tidak bisa kupunyai
maka kudoakan kisah… kita satu..
di dunia yang nanti..
[Outro:]
(Tribunnews.com)