TRIBUNBULUKUMBA.CUM, UJUNG BULU - Lorong sempit selebar satu meter di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, biasanya lengang, mendadak tegang, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.
Ahmad Faisal (25) dan mantan mertuanya Haji Herman (49) terlibat duel berdarah di depan kamar kos Nurfatmawati (23).
Nurfatmawati adalah anak dari Haji Herman dan mantan istri Ahmad Faisal.
Peristiwa bermula dari niat sederhana Ahmad Faisal mengantar makanan ke kamar kos mantan istrinya.
Namun berubah tegang ketika Haji Herman datang dan tersulut emosi melihat keberadaan pria yang tak lagi ia restui.
Baca juga: Kesal Mantan Istri akan Menikah Lagi, Ahmad Faisal Tikam Mantan Mertua hingga Tewas di Bulukumba
Cekcok cepat membesar menjadi perkelahian, parang dan badik saling beradu dalam ruang sempit, hingga luka menganga di tubuh keduanya tak terelakkan.
Faisal menusukkan badik ke Haji Herman yang diambil dari dapur.
Haji Herman menderita luka tusukan senjata tajam milik Ahmad Faisal, jenis badik sepanjang 20 centimeter.
Herman mengalami luka tusukan di bagian perut dan bagian paha.
Sedang Ahmad Faisal mengalami luka terbuka pada bagian betis belakang.
"Badik mantan menantunya itu menancap di bagian perut dan paha Haji Herman, begitu keterangan pelaku saat kami periksa," ungkap Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran, Rabu (29/4/2026).
Usai menikam, Ahmad Faisal melarikan diri ke kampungnya di Desa Garanta, Kecamatan Ujung Loe.
Sedang Haji Herman dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HA Sulthan Dg Radja.
Belum sampai di IGD, Haji Herman, meninggal dunia.
Kesaksian Tetangga Kos
Duel menantu dan mantan mertua terjadi saat suasana kos masih dalam keadaan sunyi.
Tetangga rumah kos, Hj. Nirfawati , mengatakan penghuni kos lainnya belum pulang.
Sehingga tidak ada yang melihat langsung perkelahiannya.
"Saya tidak lihat karena kejadiannya berada di lantai 2. Nanti anak korban Nurfatmawati histeris barulah saya dan warga berlarian keluar," kata Nirfawati.
Saat itu, Haji Herman turun menuju mobilnya dengan memegan perut.
Lalu orang sekitar memuat ke dalam mobil lalu melarikan ke RSU Sulthan Dg Radja.
Nurfatmawati diketahui baru satu bulan lebih sewa kos atau tepatnya pada bulan Ramadan lalu.
Kamar yang dipilihnya berada di lantai dua kamar bagian kiri ujung.
Kamar yang tak banyak dilalui oleh penghuni kos lainnya.
Nurfatmawati tak banyak beraktifitas di luar rumah kos. Hanya sesekali keluar belanja untuk keperluan pribadi.
Sedang mantan suaminya Ahmad Faisal kerap datang di kamar kos itu.
"Kami kira suaminya karena sering datang," ungkapnya.
Pasca penikaman, barulah terungkap jika Ahmad Faisal merupakan mantan suami Nurfatmawati.
Ahmad Faisal diduga telah beristri setelah Nurfatmawati. Ia pisah sekitar enam tahun lalu.
Dan akhir-akhir ini, diduga keduanya kembali merajut hubungan.
Namun sang mertua tidak merestuinya karena rencananya akan dinikahkan kembali jika Nurfatmawati memiliki jodoh.
"Motifnya diduga mertuanya tidak sudi Ahmad Faisal kembali ke Nurfatamwati. Sehingga mertua kesal dan terhadi perselisihan," ungkap Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran.
Kini, Ahmad Faisal telah diringkus polisi dan menjalani penahanan di Mapolres Bulukumba.
Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (*)