SRIPOKU.COM, PALEMBANG— Proses akuisisi klub kebanggaan Sumatera Selatan, Sriwijaya FC, menjadi perhatian publik, khususnya para suporter yang mempertanyakan nasib dan identitas tim ke depan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, menegaskan bahwa identitas klub akan tetap dipertahankan meski terjadi pergantian kepemilikan.
“Setahu saya, identitas klub tetap berasal dari Sumatera Selatan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Pria yang akrab disapa Goro ini menjelaskan, setelah proses akuisisi rampung, akan ada perubahan dalam struktur manajemen.
Investor baru dipastikan akan menempatkan orang-orang mereka untuk mengelola klub.
“Kalau investor masuk, tentu akan ada orang dari mereka di manajemen,” katanya.
Meski demikian, ia berharap siapa pun yang nantinya masuk dalam jajaran manajemen dapat didukung oleh seluruh pihak demi kemajuan tim.
Anggoro juga menilai kehadiran investor baru menjadi harapan untuk memperbaiki kondisi Sriwijaya FC yang saat ini mengalami penurunan, baik dari sisi finansial maupun performa tim di lapangan.
Ia pun mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan dan doa agar proses akuisisi berjalan lancar serta membawa perubahan positif bagi tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.
“Bismillah, kami hanya bisa berharap yang terbaik untuk semua,” tutupnya.
Ke depan, promosi menjadi target utama, setelah tim sempat terpuruk hingga turun ke Liga 3.
Harapannya, dengan pembenahan yang dilakukan, Sriwijaya FC dapat kembali bangkit dan meraih prestasi seperti masa kejayaannya.