TRIBUNTRENDS.COM - Di balik tenangnya perbukitan Jatiyoso, Karanganyar, tersimpan kisah pilu tentang satu dusun yang perlahan lenyap dari peta.
Dusun Tasin, yang dahulu menjadi rumah bagi puluhan keluarga, kini hanya tinggal cerita hilang seolah “ditelan” bumi akibat rentetan longsor yang terjadi selama bertahun-tahun.
Berada di wilayah Desa Beruk, Jatiyoso, Karanganyar, kawasan ini memang dikenal rawan pergerakan tanah.
Struktur tanah perbukitan yang labil menjadikan wilayah tersebut rentan longsor, terutama saat hujan deras mengguyur tanpa henti.
Baca juga: Cuma Rp 10 Ribu! Centhung Blumbang Surga Tersembunyi di Karanganyar yang Jarang Diketahui
Di antara puing dan tanah yang bergeser, tersisa satu rumah dan satu masjid yang masih berdiri kokoh.
Keduanya menjadi saksi bisu dari tragedi yang meluluhlantakkan Dusun Tasin sekaligus pengingat akan rapuhnya kehidupan manusia di hadapan alam.
Baca juga: Menyusuri De Tasikmadoe Heritage: Keajaiban Kecil di Pabrik Gula Karanganyar yang Jarang Diketahui
Peristiwa ini menjadi salah satu bencana terbesar yang pernah terjadi di wilayah Jatiyoso.
Lebih dari sekadar cerita masa lalu, tragedi Dusun Tasin adalah peringatan nyata bahwa kawasan rawan longsor membutuhkan perhatian serius baik dari sisi mitigasi bencana maupun kesadaran masyarakat.
Alam selalu memberi tanda. Dan ketika tanda itu diabaikan, dampaknya bisa menghapus satu kampung dalam sekejap.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)