TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga di sekitar Jalan Puspanjolo Tengah Raya, Semarang Barat, digemparkan dengan kepulangan seorang pria berinisial R dalam kondisi mengerikan pada Jumat (1/5) petang.
Dengan sisa tenaga yang ada, korban diduga nekat mengendarai sepeda motornya meski tubuhnya sudah bersimbah darah akibat luka tusuk.
Sebelum akhirnya ambruk dan tak sadarkan diri di teras rumahnya di hadapan keluarga yang histeris.
Baca juga: Bermula Saling Ejek di Whatsapp, Video Penganiayaan Siswi SMP di Tegal oleh Rekannya Kini Viral
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Sekitar pukul 18.16 WIB, tenaga medis bersama ambulans tiba di lokasi dan langsung memberikan penanganan di tengah kerumunan warga.
Kerabat korban tampak berada di sisi korban sambil memegangi tubuhnya yang tergeletak di lantai teras, dengan darah berceceran di sekitar lokasi.
Dari informasi awal yang dihimpun di lapangan, korban diketahui datang ke rumah tersebut dengan mengendarai sepeda motor dari arah utara dalam kondisi sudah terluka.
Motor jenis Honda Revo yang diduga digunakan korban juga terlihat terdapat bercak darah pada bagian bodinya.
Lokasi korban datang dan diperiksa tim diduga merupakan tempat tinggalnya.
Salah seorang saksi, Atik (50), warga yang tinggal di indekos seberang lokasi kejadian, mengatakan dirinya mendengar teriakan minta tolong dari keluarga korban.
“Tadi keluarga korban teriak-teriak minta tolong, lalu penjual mi ayam menghubungi ambulans.
Saya belum tahu kenapa, info yang saya dapat dia habis ditusuk, tapi belum tahu pasti,” ujar Atik.
Dalam keterangannya, Atik mengaku tidak terlalu mengenal dekat korban, namun sering melihatnya beraktivitas di sekitar lokasi.
Dia menyebut korban kerap datang dan parkir di sekitar tempat tersebut.
“Dia sering ngamen di luar, tadi pulang sudah dalam keadaan berdarah.
Keluarga minta tolong, tapi kami nggak berani mendekat, takut salah prosedur.
Akhirnya keluarga lapor ke RT, lalu baru menghubungi ambulans,” jelasnya.
Menurut Atik, korban diduga bernama Rio, meski identitas pastinya masih belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
“Masih kami cek dahulu,” ungkap dia singkat.
Berdasarkan informasi awal, dugaan lokasi penganiayaan terjadi di kawasan Pasar Bulu, wilayah Semarang Selatan.
Korban kemudian dibawa pulang oleh istrinya ke rumah di Puspanjolo sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Anak Bupati Paris Yasir Dilaporkan ke Polisi oleh Pacar, Dugaan Penganiayaan Usai Putus
Ambulans diketahui meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.43 WIB untuk merujuk korban ke RS Keluarga Sehat Semarang.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kejadian maupun kondisi terbaru korban.
Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian. (rez)