TRIBUN-MEDAN.com, KUALA LUMPUR– Menjelajahi Kuala Lumpur kini semakin praktis dan modern lewat layanan bus wisata Ronda-Ronda Kuala Lumpur, wajah baru dari bus legendaris KL Hop-On Hop-Off (HOHO) yang selama ini populer di kalangan wisatawan.

Bus wisata tingkat terbuka ini resmi diperkenalkan dengan identitas baru sebagai bagian dari persiapan Visit Malaysia 2026.

Tak sekadar berganti nama, layanan ini juga hadir dengan berbagai pembaruan teknologi untuk memberikan pengalaman berkeliling kota yang lebih nyaman dan interaktif. 

Salah satu fitur unggulannya adalah sistem komentar wisata berbasis kecerdasan buatan (AI). Penumpang akan mendapatkan penjelasan secara real time mengenai lokasi yang dilintasi, sejarah tempat, hingga informasi menarik lainnya dalam lebih dari 20 bahasa, termasuk Bahasa Melayu, Mandarin, Jepang, Arab, Korea, dan Spanyol. 

Dengan teknologi tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati pemandangan kota, tetapi juga mendapat pengalaman tur yang lebih informatif tanpa perlu menyewa pemandu pribadi.

Rute bus ini melewati berbagai ikon utama Kuala Lumpur, mulai dari kawasan modern, pusat perbelanjaan, hingga lokasi bersejarah. Beberapa titik populer yang dilalui di antaranya Petronas Twin Towers, KL Tower, Bukit Bintang, Merdeka Square, National Palace, hingga kawasan budaya Chinatown Kuala Lumpur.

Konsep hop on hop off tetap dipertahankan. Artinya, penumpang bisa turun di halte tertentu untuk berwisata, berfoto, atau berbelanja, lalu kembali naik bus berikutnya menggunakan tiket yang sama.

Untuk membeli tiket, wisatawan dapat memesan secara daring melalui situs resmi maupun platform perjalanan, atau membeli langsung di titik keberangkatan utama dan halte tertentu.

Layanan ini umumnya beroperasi setiap hari mulai pagi hingga sore, dengan paket tur malam yang tersedia pada jadwal khusus.

Handy Luo, seorang travel content creator asal Medan, mengaku terkesan setelah mencoba langsung berkeliling Kuala Lumpur menggunakan bus tersebut.

“Ternyata seru! Tinggal duduk santai diajak keliling kota Kuala Lumpur, view-nya cakep banget. Terus asiknya ada dijelaskan juga soal tempatnya jadi lebih melek soal tiap spot,” ujarnya.

Menurut Handy, pengalaman ini cocok untuk wisatawan yang baru pertama kali datang ke Kuala Lumpur karena bisa melihat banyak tempat tanpa repot menyusun rute perjalanan sendiri.

Ia bahkan tertarik mencoba paket tur malam yang menawarkan suasana berbeda.

“Next, pengen cobain yang jadwal malam hari, kayaknya bakal lebih cakep karena full city lights,” katanya.

Selain teknologi AI, armada baru Ronda-Ronda Kuala Lumpur juga dilengkapi WiFi 4G/5G, CCTV definisi tinggi, kursi ergonomis, serta pencahayaan ambient yang dirancang nyaman untuk perjalanan malam. 

Bagi wisatawan, bus wisata ini bisa menjadi pilihan menarik untuk menikmati Kuala Lumpur dengan cara santai, modern, dan efisien dalam satu perjalanan.

(cr26/tribun-medan.com)

 

Baca Lebih Lanjut
Jaga Keamanan Lingkungan, Polsek Buay Bahuga Way Kanan Polda Lampung Silaturahmi ke Pos Ronda
Endra Zulkarnain
Promosikan Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Seminar Destinasi di Medan
Randy P.F Hutagaol
Surabaya Jadi Pembuka, Malaysia Kampanye VM2026 Kenalkan Wisata dan Kuliner
Titis Jati Permata
Tron dan GHTS perkuat keselamatan transportasi lewat teknologi AI
Antaranews
Rain Rave Water Music Festival Resmi Dibuka, Bukit Bintang Disulap Jadi Pesta Musik Air Raksasa
Ayu Prasandi
Ketum PWI Pusat pimpin delegasi Indonesia ke CAJ di Kuala Lumpur
Antaranews
OpenAI dikabarkan jajaki pengembangan ponsel pintar berbasis AI
Antaranews
Hadir di PIM Hingga 26 April, Promo ASITA Sumsel Travel Fair 2026, Liburan Luar Negeri Rasa Domestik
Kharisma Tri Saputra
Universitas Ciputra Kukuhkan 3 Guru Besar, Angkat Isu AI dan Lemahnya Identitas Destinasi Wisata
Samsul Arifin
Terminal Bula Baru 25 Persen, Dishub Mulai Operasikan Bus Bertahap
Ode Alfin Risanto