TRIBUNBANTEN.COM - Manchester United (MU) berhasil mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Kepastian itu didapatkan usai mengalahkan Liverpool 3-2 pada laga pekan ke-35 Premier League 2025-2026 di Stadion Old Trafford, Minggu (3/5/2026).
Gol MU berasal dari tendangan Matheus Cunha pada menit ke-6, kemudian disusul sontekan Benjamin Sesko pada menit 14.
Hingga babak pertama berakhir, MU unggul 2-0 atas Liverpool. Pada babak kedua, The Reds membalas dua gol cepat lewat Dominik Szoboszlai pada menit ke-47 dan Cody Gakpo menit ke-56.
Baca juga: Lawan Jepang, Qatar dan China, Ini Daftar 23 Pemain Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026
Tidak lama berselang, Kobbie Mainoo menambah gol MU sekaligus mengunci kemenangan Setan Merah pada menit ke-77.
Kemenangan ini menjadi bukti MU mengalami perubahan cukup signifikan di bawah asuhan Michael Carrick.
Hasil ini menjadi sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, Man United berhasil mengalahkan Liverpool baik di laga kandang maupun tandang dalam satu musim Premier League.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Man United di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 64 poin, unggul 12 angka dari Bournemouth di posisi keenam yang secara matematis tidak mungkin lagi menyalip poin Setan Merah di sisa musim ini.
Kunci Kesuksesan Skuad Setan Merah
Selepas pertandingan, manajer Manchester United, Michael Carrick, memuji kualitas serta hubungan emosional yang terjalin erat di dalam timnya.
Menurutnya, kemampuan untuk menang dengan berbagai skema menjadi nilai tambah bagi performa mereka musim ini.
"Pemain bagus sangat membantu! Pelatih dan staf yang bagus. Hubungan yang kami semua miliki sangat istimewa," jelas Carrick dikutip dari Sky Sports, Senin (4/5/2026).
"Kami harus melakukannya dengan cara yang berbeda, kami memenangkan pertandingan dengan cara yang berbeda. Hari ini berbeda lagi."
"Anda hanya perlu terus berusaha melakukan hal yang benar dan memahami apa artinya berada di sini. Para pemain telah menerima semuanya dengan sangat baik."
"Melakukannya dengan sisa pertandingan yang masih banyak, itu satu hal, tetapi kami ingin terus melaju dan menyelesaikan musim dengan baik," lanjut pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Kebanggaan Tanpa Perayaan Berlebihan
Meski berhasil mengamankan tiket Liga Champions setelah absen selama dua musim, Michael Carrick menegaskan bahwa timnya tidak akan melakukan perayaan besar.
Ia merasa bahwa pencapaian ini hanyalah sebuah pijakan untuk target yang lebih besar di masa depan.
"Ya, dalam beberapa hal bangga karena berhasil mengamankan Liga Champions. Kerja keras yang telah dilakukan dan para pemain, cara mereka tampil," tegasnya.
"Ini adalah sesuatu yang bisa kita ambil banyak pelajaran darinya, tentu saja. Liga Champions terasa jauh di depan mata pada satu titik, jadi ada banyak kerja keras yang telah dilakukan untuk menempatkan kita pada posisi ini dengan pertandingan yang tersisa."
Carrick menekankan bahwa ambisi klub tetaplah menjadi yang terbaik di kompetisi domestik.
"Ini bukan sesuatu yang banyak kami pikirkan sebagai sebuah tim, ini bukan sesuatu yang akan kami rayakan," ungkap Michael Carrick.
"Ini adalah sebuah langkah maju, tetapi kami menginginkan lebih, kami ingin finis di posisi yang lebih tinggi di liga."
"Pujian setinggi-tingginya patut diberikan kepada para pemain dan staf yang telah membawa kami ke posisi ini," pungkasnya.