TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 tinggal menyisakan laga final, play off promosi, dan play off degradasi, PSIS yang sudah memastikan diri bertahan di kompetisi kasta kedua sepakbola tanah air kini membubarkan tim untuk sementara waktu.
Sejauh ini, belum ada kepastian kapan skuad Mahesa Jenar akan kembali berkumpul menatap kompetisi musim 2026/2027.
Baca juga: Daftar Susunan Pemain PSS Sleman vs PSIS Semarang, Rafinha, Beto, Dutra Main Sejak Awal
"Kemarin setelah kepulangan kami dari Sleman (Menghadapi PSS-red), kami berkumpul sejenak untuk sesi pembubaran tim di musim ini. Yang jelas kami dari manajemen mengucapkan terimakasih untuk seluruh bagian tim yang terlibat sejak awal hingga akhir musim ini," kata asisten manajer PSIS, Reza Handika, Rabu (6/5/2026).
"Sementara ini, tim dibubarkan dan kembali ke rumah bersama sanak keluarga," tambahnya.
Musim ini, PSIS finish di urutan delapan klasemen akhir grup timur dengan raihan 23 poin.
Penyerang PSIS asal Brasil, Rafel de Sa Rodrigues atau akrab dikenal Rafinha, mengapresiasi kerja keras timnya yang sukses melewati musim sulit dan memastikan diri tetap bertahan di kompetisi.
Rafinha didatangkan sebagai pemain pinjaman dari PSIM Yogyakarta di pertengahan musim.
“Saya tidak bicara soal performa, tapi saya bangga dengan perjuangan tim sampai titik akhir. Semua orang tahu PSIS musim ini berjuang keluar dari degradasi. Saat saya datang, tim ini bahkan baru punya dua poin,” ujar Rafinha.
Didatangkan untuk menambah daya gedor, Rafinha mencatatkan 10 penampilan dengan torehan empat gol selama berseragam PSIS.
Terkait masa depannya, pemain berusia 34 tahun itu mengaku belum mengambil keputusan dan memilih menikmati waktu bersama keluarga setelah musim berakhir.
“Untuk masa depan, hanya Tuhan yang tahu. Sekarang saya ingin menikmati waktu bersama keluarga,” katanya.
Baca juga: Hasil Babak I Skor 0-0, PSIS Semarang vs Kendal Tornado, Pelanggaran Rafinha Sempat Dicek VAR
Meski demikian, Rafinha tetap menyimpan ambisi untuk tampil di kasta tertinggi musim depan.
“Musim depan, Liga 1. Tapi dengan tim mana, saya belum tahu,” pungkasnya. (*)