Laporan Wartawan Tribun Kabupaten Tasikmalaya, Jaenal Abidin 


TRIBUNJABAR, KABUPATEN TASIKMALAYA - Seorang Bobotoh di Taraju Kabupaten Tasikmalaya tewas setelah nonton bareng Persib VS Bhayangkara FC beberapa waktu lalu. Tewasnya bobotoh tersebut diduga dianiaya orang tak dikenal.

KPAID Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan pendampingan kasus meninggalnya Bobotoh asal Taraju, Kabupaten Tasikmalaya yang meninggal akibat dugaan penganiayaan.

Bahkan perwakilan komunitas suporter Persib Bandung Viking Kabupaten Tasikmalaya bersama Viking Singaparna, mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu (6/5/2026) sore.

Kedatangan mereka untuk mendampingi dan mencari keadilan terhadap korban dugaan penganiayaan dilakukan orang tidak dikenal (OTK) usai nonton bareng pertandingan Persib Bandung melawan Bhayangkara FC pada Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Dandri Dauri Beri Tanggapan Soal Laga Persija vs Persib Digelar di Kandang Borneo FC

Baca juga: Zaini Shofari: Koordinasi Pemda & Aparat Kunci Laga Persib vs Persija Aman, Tak Perlu Pindah Venue

Adapun untuk korban berasal dari Kampung Panguyuhan Ciodeng, Desa Purwarahayu, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Salah satu perwakilan Viking Singaparna Febri Boyo menjelaskan, kehadirannya ke kantor KPAID ini untuk memberikan dukungan dan mengawal kasus hukum supaya transparan.

"Kami ingin kejadian penganiayaan ini segera terungkap pelakunya. Makanya kami terus mengawal kasus ini hingga tuntas," kata Febri dikonfirmasi TribunPriangan.com.

Febri juga mendesak kepada aparat kepolisian Tasikmalaya untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap Bobotoh asal Tasikmalaya.

"Kami harap dengan didampingi oleh KPAID dan komunitas viking Tasik kasus ini bisa segera tuntas dan terungkap pelakunya," jelasnya.

Senada dikatakan, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menegaskan, memang benar untuk kasus ini tengah dilakukan pendampingan. Karena korban juga masih di bawah umur.

“Proses hukum sudah dilaporkan dan saat sedang berjalan di Polres Tasikmalaya," kata Ato.

Dirinya berharap kepolisian pun bisa secepatnya melakukan perkembangan kasus ini. 

"Kami percaya polisi bisa mengungkap, tapi kalau bisa secepatnya dan dilakukan secara adil," tegas Ato.(*)

Baca Lebih Lanjut
Bobotoh Karawang Siapkan Nobar Persija Vs Persib Bandung, Berharap Beckham Cetak Gol
Kisdiantoro
Tiga Bus Bobotoh Dilempari Batu di Lampung Usai Laga Persib, Kaca Depan Hancur di KM 44
Ravianto
Persija Vs Persib Digelar di Samarinda, Jakmania Boleh Hadir di Stadion, Bobotoh-Viking Tidak Boleh
Eko Darmoko
Jelang Lawan Bhayangkara FC: Manajemen Persib Kembali Ingatkan Bobotoh Larangan Away Suporter Tamu
Ravianto
Bhayangkara FC vs PERSIB: Polisi Larang Bobotoh Bikin Ribut, Manajemen Maung Tegaskan Larangan Away
Ravianto
Insiden Sepulang Laga Bhayangkara FC vs Persib: Tiga Bus Bobotoh Dilempari Benda Keras, Kaca Pecah
Dwi Setiawan
Persija VS Persib di Samarinda, Viking Persib Club: Seharusnya Tak di Kandang Pesaing
Ferri amiril
Kronologi Tiga Bus Suporter Persib Diserang di Lampung Usai Laga Kontra Bhayangkara FC
Glery Lazuardi
Lokasi Nonton Bareng Persib Bandung Lawan Bhayangkara FC Malam Nanti
Taufik ismail
Kritik Viking Soal Venue Persija vs Persib: Pindah Mendadak ke Samarinda Malah Rugikan Tim Tamu
Muhamad Syarif Abdussalam