TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Seorang lelaki bernama Mat Ular menjadi korban penikaman di Lorong Anoa, Kelurahan Teling Bawah, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Lelaki dengan nama asli Muhammad Chalim ini kabarnya masih dirawat di RSUP Kandou.

Ia sempat tak sadarkan diri karena luka yang dideritanya.

Namun berdasarkan keterangan seorang tetangga, Adi Maringka (41), kini ia sudah sadarkan diri.

Adi sendiri mengenal Mat Ular sebagai pribadi yang baik dan aktif bersosialisasi di lingkungan tempat tinggalnya di Lingkungan 2 Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Ia tak segan membantu warga yang kesulitan.

“Kalau di kompleks lorong sini, dia baik, suka tolong orang,” ujar Adi.

Selain itu, Mat Ular memang gemar bersosialisasi di tempat lain.

Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya kenalan yang tersebar.

"Buktinya orang-orang tua di sana (Lorong Anoa) banyak yang kenal dia,” ungkapnya.

RUMAH - Tempat tinggal Mat Ular di Lingkungan 2 Dendengan Luar, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (7/5/2026). Hingga kini ia masih dirawat di rumah sakit.
RUMAH - Tempat tinggal Mat Ular di Lingkungan 2 Dendengan Luar, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (7/5/2026). Hingga kini ia masih dirawat di rumah sakit. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Kronologi

Kasus penikaman terjadi di Lorong Anoa Teling Bawah, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (5/5/2026) malam.

Kejadian menghebohkan warga setempat kerena terjadi tempat ramai.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh pesta minuman keras (miras) yang berujung pada pertikaian dan penikaman.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto.

“Benar terjadi penikaman, korban sementara menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Elwin kepada TribunManado.com, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, kejadian bermula saat sejumlah warga, termasuk korban yang dikenal dengan sebutan Mat Ular, tengah berkumpul di acara duka dan mengonsumsi minuman keras bersama.

Suasana yang awalnya santai berubah menjadi tegang setelah terjadi cekcok mulut di antara mereka.

Perdebatan tersebut diduga dipicu oleh persoalan sepele, namun dalam kondisi dipengaruhi alkohol, emosi para pihak tidak terkendali.

Cekcok pun berlanjut hingga terjadi aksi penikaman terhadap korban.

“Awalnya hanya adu mulut saat pesta miras, kemudian berkembang menjadi perkelahian hingga terjadi penikaman,” tutur Kasat.

Baca juga: Teman Masa Kecil di Dendengan Luar Manado Sebut Mat Ular Pekerja Keras dan Rajin Beribadah

Baca juga: Mat Ular Alami 6 Tusukan Akibat Penikaman, Dirawat Intensif Pakai Oksigen hingga Selang di Rusuk

Kata Elwin, korban mengalami luka serius akibat senjata tajam dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Hingga kini, kondisi korban masih dalam penanganan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Kasat mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras secara berlebihan karena kerap menjadi pemicu tindak kriminal.

“Stop konsumsi miras karena ini jadi salah satu pemicu terjadinya tindak kriminal,” pungkasnya.(*)

Baca Lebih Lanjut
Sikap Mat Ular Preman Manado Usai Hijrah, Pakai Gamis Saat Jumatan dan Larang Pemuda Miras di Lorong
Gryfid Talumedun
Kisah Mat Ular Preman Manado yang Hijrah, Kerap Bersih-bersih dan Memasak di Mesjid
Alpen Martinus
Kondisi Terkini Mat Ular Eks Preman Manado yang Ditikam di Teling Bawah, 6 Luka, Begini Kata Korban
Dewangga Ardhiananta
Penikaman Mat Ular Eks Preman Manado di Teling Bawah, 4 Pelaku Ditangkap, Kronologi Korban Ditikam
Dewangga Ardhiananta
Kesaksian Warga Soal Penikaman Mat Ular Eks Preman Manado di Teling Bawah: Banyak yang Aniaya Korban
Dewangga Ardhiananta
Sosok Muhammad Chalim, Eks Preman Manado Dijuluki Mat Ular yang Sudah Hijrah Ikut Dakwah Wa Tabligh
Gryfid Talumedun
3 Fakta Penikaman Mat Ular di Manado, Awal Mula Hingga Empat Tersangka Ditangkap
Alpen Martinus
Kronologi Mat Ular Eks Preman Manado Ditikam di Lorong Anoa Teling Bawah, Kejadian Bermula dari Ini
Indry Panigoro
Warga Sebut Ada Lebih dari 4 Orang yang Diduga Aniaya Eks Preman Manado Mat Ular: Banyak Sekali
Indry Panigoro
Sebelum Ditikam, Mat Ular Sempat Lakukan Ini bersama Para Pelaku
Frandi Piring