TRIBUNJAMBI.COM - Pasca meninggalnya dokter Myta Aprilia Azmy (25) saat internship di RSUD Tanjabbar, Jambi, pihak Kementerian Kesehatan memberikan bantuan untuk pihak keluarga.

Yakni berupa pendampingan pengobatan bagi ayah dr Myta Aprilia dan beasiswa pendidikan untuk adik dr Myta yang saat ini kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri).

Untuk diketahui, ayah dr Myta Aprilia sakit stroke.

Pernyataan terkait bantuan ini disampaikan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

“Jadi memang adiknya juga di Fakultas Kedokteran Unsri belum selesai, dan ayah almarhumah ini baru kena stroke. Kemenkes memahami kondisi tersebut,” ujar Menkes

Nnatinya kontrol kesehatan ayah dr Myta akan dilakukan di RS milik Kemenkes di Palembang dan bantuan ini bersifat berkala hingga ayah dr Myta stabil kondisinya.

Sementara untuk beasiswa pendidikan adik dr Myta, akan diberikan sampai selesai pendidikan kedokteran. 

Baca juga: 5 Keputusan Menteri Kesehatan Terkait Meninggalnya Dokter Myta yang Magang RSUD Kuala Tungkal

Baca juga: Temuan Mengejutkan Tim Investigasi Kematian Dokter Myta Magang di Jambi

“Anak beliau yang kedua ini masih kuliah di FK Unsri. 

Kami Kementerian Kesehatan memutuskan untuk memberikan beasiswa kepada putri kedua beliau, sehingga lulus, untuk bisa meneruskan kakaknya yang sudah jadi dokter,” lanjut Budi Gunadi.

Sementara terkait musibah yang menimpa dr Myta Aprilia, semua pihak akan melakukan evaluasi penuh.

“Ini akan menjadi perbaikan bagi kegiatan-kegiatan kita yang berkaitan dengan pemakhiran pendidikan yang dilakukan di rumah sakit,” ujar Menkes.

Sementara, dalam sesi zoom yang hadiri ayah dan ibu dr Myta menyampaikan, pesan agar program dokter internsip akan makin membaik ke depannya, sehingga tidak korban-korban berikutnya.

“Biarlah Myta tenang di sana dan akan menjadi kenangan indah karena almarhumah dikenal dengan kebaikannya. Hanya doa kami, semoga Myta ditempatkan di surganya Allah. Amin,” tutur ibu almarhumah dr Myta, Okta. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Temuan Mengejutkan Tim Investigasi Kematian Dokter Myta Magang di Jambi

Baca juga: Buntut Tragedi di Jambi, Menkes Evaluasi Total Sistem Kerja Dokter Internsip

Baca Lebih Lanjut
Kemenkes Bantu Keluarga dr Myta, dari Pengobatan Ayah hingga Beasiswa untuk Adiknya
Willem Jonata
Tim Kemenkes Enggan Komentar perihal Kematian Dokter Myta setelah Investigasi di Jambi
Mareza Sutan AJ
Kematian Dokter Internship, IDI Jambi Tunggu Pengumuman Kemenkes
Heri Prihartono
"Dipaksa" Bekerja saat Sakit, Myta Aprilia Dokter Magang RSUD di Jambi Berakhir Meninggal Dunia
Januar Imani Ramadhan
Tim Kemenkes Investigasi 2 RSUD di Jambi Sekaligus, Kematian Dokter Myta Aprilia Azmy 
Asto s
Apa Itu Dokter Internship? Mengenal Masa Pengabdian dr. Myta Aprilia Sebelum Meninggal
Weni Wahyuny
Kemenkes Turunkan Tim Investigasi Kasus Kematian Dokter Myta, RSUD Kuala Tungkal Jambi Buka Suara
Odi Aria
Lipsus : Evaluasi Sengkarut Sistem Internship Medis, Kemenkes Tusuri Jejak Terakhir dr. Myta Aprilia
Slamet Teguh
Keluarga dr Myta Dukung Investigasi Kemenkes RI, Ini Curhat Terakhir Soal Jadwal Jaga Padat di Jambi
Kharisma Tri Saputra
Kemenkes Usut Tuntas Wafatnya dr. Myta: Tim Investigasi Terjun ke Jambi
Darwin Sijabat