TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Kabar dipindahkannya pertandingan Big Match Persija Jakarta vs Persib Bandung ke Stadion Segiri Samarinda membuat suporter Persib di Kalimantan Timur terkejut.
Bahkan, Viking Borneo Samarinda mengaku sempat mengira informasi tersebut hanyalah hoaks karena keputusan diumumkan mendadak jelang pertandingan.
Big match Super League pekan ke-32 itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda pada Minggu (10/5/2026) sore.
Pemindahan venue dilakukan hanya beberapa hari sebelum laga digelar.
Baca juga: Rumput Stadion Segiri Terus Dirawat Jelang Big Match Persija vs Persib, Ini Kata Pengelola
“Awalnya saya kira hoaks. Tapi setelah lihat semua media sosial dan media nasional, ternyata benar Persija versus Persib digelar di Samarinda,” ujar Riki kepada TribunKaltim.co.
Ia mengaku semakin yakin setelah mendapat komunikasi langsung dari pihak kepolisian terkait pendataan suporter dan pengamanan pertandingan.
“Asli ini serius, apalagi ditelpon Polres menanyakan berapa anggota untuk pengamanan, cuma saya belum tahu kuotanya berapa,” katanya.
Baca juga: Laga El Clasico Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Ini Aturan Suporternya
Ketua Viking Borneo Samarinda, Imam Khoirudin juga mengaku terkejut karena kabar pemindahan pertandingan datang secara tiba-tiba di tengah persiapan jelang laga.
“Kaget juga soalnya dadakan. Di waktu yang tinggal beberapa hari jelang pertandingan tiba-tiba ada informasi di media sosial Persija Jakarta vs Persib Bandung di Samarinda. Saya sampai ditelpon dari Polres menanyakan data semua terkait regulasi,” ungkap Imam.
Menurutnya, Viking Borneo telah dipertemukan dengan pihak The Jakmania dan aparat kepolisian guna membahas pengamanan pertandingan.
Dari hasil koordinasi tersebut diputuskan bahwa suporter Persib Bandung tidak diperbolehkan hadir langsung di Stadion Segiri sesuai regulasi laga kandang dan tandang Liga 1.
Baca juga: Big Match Persija vs Persib, 620 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Segiri Samarinda
“Semalam dipertemukan pihak The Jak juga suporter Viking. Keputusannya sesuai regulasi tidak boleh hadir. Jadi kami rencana nobar saja seperti biasa saat Persib Bandung main dengan tim mana saja,” jelas Riki.
Ia menegaskan keputusan itu diambil demi menjaga keamanan dan kondusivitas pertandingan mengingat pengamanan dari kepolisian dilakukan secara ekstra ketat.
“Karena pengamanan dari Polres ekstra,” pungkasnya. (*)