FADEL SENNA/AFP


Real Madrid menyiapkan dua sanksi berat untuk Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni.

BOLASPORT.COM - Imbas konfik di kamar ganti, Real Madrid menyiapkan dua sanksi berat untuk Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Apa saja?

Jelang berakhirnya musim 2025-2026, suasana di kamar ganti Real Madrid memanas karena perseteruan dua pemainnya.

Dua pemain yang berseteru itu adalah gelandang andalannya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni.

Dilansir BolaSport.com dari Mundo Deportivo, keduanya mulai berkonflik dalam sesi latihan yang berlangsung di Valdebebas sejak Rabu (6/5/2026) waktu setempat.

Konflik ini hadir karena kedua pemain dikabarkan berhadapan dan saling dorong.

Kemudian pada Kamis (7/5/2026) waktu setempat, konflik ini memuncak karena Valverde dikabarkan enggan menjabat tangan Tchouameni.

Walhasil, situasi di sesi latihan itu memanas dan berujung konflik antara kedua pemain di kamar ganti Real Madrid.

Konflik di kamar ganti ini membuat Valverde harus dilarikan ke rumah sakit karena kepalanya mengalami luka.

Dilaporkan kepala gelandang asal Uruguay itu terluka bukan karena Tchouameni, tetapi akibat dirinya terjatuh.

Bahkan untuk meredakan anggapan bahwa kepalanya terluka akibat perkelahian, Valverde sampai buka suara di media sosial.

Lewat akun Instagram-nya, pemain berusia 27 tahun itu menyebut kepalanya tidak sengaja mengenai meja hingga keningnya robek.

"Kami bersitegang lagi hari ini. Selama argumentasi itu, kepala saya tidak sengaja terbentur meja, menyebabkan luka robek kecil di kening yang membutuhkan kunjungan biasa ke rumah sakit," tulisnya.

Sayangnya pengakuan tersebut tak meredakan opini liar yang sudah berkembang di kalangan pencinta sepak bola.

Terlepas dari pengakuan itu, konflik ini kabarnya membuat Real Madrid menyiapkan sanksi untuk Valverde dan Tchouameni.

Mundo Deportivo melaporkan Los Blancos sudah menyiapkan dua sanksi berat bagi kedua gelandang jangkarnya itu.

Sanksi pertama adalah larangan bermain 3-10 pertandingan dan bisa diperpanjang menjadi 11-20 pertandingan jika insiden mereka dianggap serius.

Bersamaan dengan sanksi larangan bermain ini, El Real kabarnya juga akan memberikan sanksi finansial, yakni tanpa pembayaran gaji.

Kemudian sanksi kedua adalah pemecatan sesuai perjanjian kolektif LaLiga-AFE dan peraturan di tubuh klub.

Konflik ini seakan menambah derita Real Madrid sepanjang musim 2025-2026.

Di musim ini, Los Merengues terancam mengakhiri musim tanpa gelar karena tertinggal di Liga Spanyol dan tersingkir dari kompetisi piala domestik serta Eropa.

Di Liga Spanyol 2025-2026, El Real terpaut 11 poin dari rival abadinya, Barcelona, dengan empat pertandingan tersisa saja.

Sementara di turnamen piala domestik dan Eropa, mereka tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey dan perempat final Liga Champions.

Baca Lebih Lanjut
Imbas Adu Otot Feder Valverde dan Tchouameni, Real Madrid Luncurkan Investigasi Resmi
Arif Tio Buqi Abdulah
Pertikaian Sesama Pemain Real Madrid: Melibatkan Tchouameni hingga Valverde Dilarikan ke RS
Tiffany Marantika Dewi
Fede Valverde dan Tchouameni kembali baku hantam
Antaranews
Heboh Jelang El Clasico! Valverde dan Tchouameni Didenda Real Madrid setelah Baku Hantam
Wawan Akuba
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Federico Valverde Kecam Penyebar Informasi Internal Klub
Dwi Aryo Prihadi
Menyoal 'Cedera Otak' Federico Valverde, Imbas Ribut di Latihan Real Madrid
Detik
Valverde dilaporkan berkelahi dengan rekannya Tchouameni
Antaranews
Kepala Valverde cedera gara-gara berantem dengan Tchouameni
Antaranews
Manchester City Siap Mengeluarkan 90 Juta Euro untuk Pemain Real Madrid, Fans Citizen Senang
Khairil Rahim
Skor 0-2 Hasil Espanyol vs Real Madrid: Los Blancos Tunda Gelar Juara Barcelona
Ali yakub