TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan maut di Karimun yang merenggut nyawa The A Kam, seorang pejalan kaki pada Jumat (8/5/20260 sekira pukul 05.30 WIB.
Kecelakaan maut di Karimun itu terjadi di jalan Raja Oesman, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Semua berawal saat sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi BP 3086 KL yang dikendarai Arif Farhan Malindo melaju dari arah Kapling menuju RSUD Muhammad Sani.
Pada saat yang bersaman, The A Kam, seorang pejalan kaki wanita yang umurnya diperkirakan mencapai 50 tahun hendak menyeberang jalan.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghindar sehingga lakalantas di Karimun itu tidak dapat terhindarkan.
Akibat kecelakaan maut di Karimun itu, Arif Farhan Malindo mengalami patah pada pergelangan tangan kiri serta luka lecet di bagian wajah sebelah kanan.
Sementara itu, The A Kam mengalami patah tulang di bagian bawah lutut kiri dan langsung dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia.
“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara maupun ketika menyeberang jalan, terutama pada jam-jam rawan di pagi hari,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Karimun, Iptu Akmal Hakim.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Karimun kini berada di Mapolres Karimun sebagai barang bukti.
Berdasarkan informasi terakhir, pengendara telah dirujuk ke Kota Batam, Provinsi Kepri untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Bekas tanda silang putih dari cat di lokasi kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raja Oesman, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, masih terlihat jelas hingga Sabtu (9/5/2026).
Meski arus lalu lintas di kawasan tersebut kini kembali lancar, suasana duka masih terasa di lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari asrama kepolisian dan tepat di depan sebuah minimarket.
Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunBatam.id dari salah seorang warga sekitar, kondisi di lokasi saat kecelakaan terjadi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB masih gelap karena minim penerangan.
“Waktu itu suasananya masih gelap, beberapa lampu jalan juga mati. Lampu dari masjid di sana juga cepat dimatikan, jadi kondisinya minim pencahayaan,” ujar warga tersebut.
Menurutnya, kurangnya penerangan di kawasan itu diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Supra bernomor polisi BP 3086 KL dengan seorang pejalan kaki warga keturunan Tionghoa.
Akibat kecelakaan itu, korban pejalan kaki bernama The A Kam yang diperkirakan berusia di atas 50 tahun meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.
Sementara pengendara motor juga mengalami luka serius berupa patah tulang pada tangan kiri. (TribunBatam.id/Fairoz Zamani)