TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Viking Tasikmalaya menyiapkan 2000 tiket nonton bareng (nobar) duel panas Persib melawan Persija Jakarta yang bakal berlangsung di halaman depan STMIK, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026).
Panitia nobar tengah mempersiapkan lokasi hingga pemasangan layar besar berukuran 4x6.
Adapun persiapan lain, panitia juga menyiapkan sarana dan prasarana bagi ribuan Bobotoh Tasikmalaya yang nanti nobar sore nanti pukul 15.30 WIB.
Tiket yang sudah terjual pun sekitar 2000 yang dikhususkan bagi korwil viking yang ada di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Sedangkan untuk 1000 tiket lagi akan dijual secara langsung di halaman depan STMIK nanti siang.
"Untuk update sementara tiket terjual baru 2000 tiket sudah keluar untuk korwil. Kalau yang umum baru siang ini di bukanya," ungkap panitia nobar Arnold dikonfirmasi Tribun Jabar, Minggu (10/5/2026).
Baca juga: RESMI Susunan Pemain Persib vs Persija di Stadion Segiri Samarinda: Duel Thom Haye vs Basty Sousa
Arnold menyebut, lokasi nobar ini memang dilaksanakan di halaman STMIK dan sudah rutin karena memiliki area yang cukup luas.
"Area luas makanya kita pilih di STMIK dan di pertandingan sebelumnya juga nobar disini juga menggunakan layar ukuran 4x6 cukup besar," ungkap Arnold.
Dirinya mengatakan, untuk persiapan sudah hampir selesai, tinggal menunggu open gate siang untuk umum.
"Persiapan sudah 95 persen dan open gate kita laksanakan jam 13.00 dan ada sedikit hiburan juga di nobar nanti," pungkasnya.
Arnold berharap di pertandingan krusial ini menjadi penentu dan menjaga asa juara hatrick bagi Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
"Pastinya harus menang, karena kan Persib target juara, sejarah hatrick dan belum ada di liga Indonesia dan mudah-mudahan Persib juara," harapnya.
Terkait keamanan pun sudah aman karena pihak panitia berkoordinasi dengan lintas sektoral, supaya nobar berjalan lancar.
"Kita sudah koordinasi dengan kepolisian, Karang taruna, RT RW sudah berkoordinasi serta Koramil juga bakal stay di lokasi nobar," tuturnya.
Ia juga menghimbau imbauan kesemua Bobotoh Tasikmalaya dapat tertib dan tidak ada konvoi menggunakan knalpot brong karena bisa mengganggu masyarakat dan pengendara lain.
"Boleh konvoi asal kondusif, ga boleh ada knalpot brong, dari pihak kita akan mengikuti agar tidak ada ugal-ugalan. Karena, khawatirnya ada yang numpang, nonton ga tapi nunggu di pinggir jalan," jelas Arnold. (*)