Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Laga panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu punya daya tarik tersendiri bagi bobotoh.
Rivalitas klasik dua tim besar ini membuat sebagian pendukung rela menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan suasana menonton yang berbeda.
Hal itu dilakukan Fauzi Cahya, seorang influencer asal Sumedang.
Ia rela menempuh perjalanan sekitar 36 kilometer menuju CGV Paris Van Java (PVJ), Kota Bandung, untuk mengikuti nobar pertandingan Persib melawan Persija.
Fauzi mengaku pertandingan melawan Persija memang selalu spesial sehingga menonton di tempat biasa terasa kurang lengkap.
“Kalau lawan Persija tuh memang harus agak niat sedikit. Pas pertemuan pertama musim ini juga saya ke Bandung buat nobar. Sekarang lawan Persija lagi, ke sini lagi,” ujar Fauzi, kepada Tribunjabar.id, Minggu (10/5/2026).
Biasanya, ia memilih nobar di kafe-kafe di Sumedang saat Persib menghadapi tim lain. Namun khusus laga kontra Persija, ia sengaja datang ke Bandung demi merasakan atmosfer yang lebih meriah.
“Soalnya kalau nobar di kafe-kafe sebenarnya oke saja. Tapi kalau lawan Persija kayaknya harus lebih niat, karena rivalitasnya tinggi,” katanya.
Prediksi skor Fauzi pun terbilang tepat. Sebelum laga, ia memperkirakan Persib menang tipis 2-1.
“Awalnya pengen 2-0, tapi Persija pasti mainnya ngotot. Jadi ekspektasinya 2-1, ternyata sesuai,” ujarnya.
Meski sempat dibuat tegang saat Persija unggul lebih dulu di babak pertama, Fauzi menyebut suasana di dalam studio CGV tetap penuh semangat.
Sorakan dan teriakan penonton memenuhi ruangan setiap kali Persib mendapatkan peluang.
“Di dalam heboh banget, greget banget. Dari awal Persija juga memang langsung nge-press terus dan unggul penguasaan bola,” ucapnya.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada Adam Alis yang menjadi pahlawan kemenangan Persib lewat dua golnya pada laga tersebut.
“Big respect buat Adam, dua gol hari ini keren banget,” katanya.
Sebelum pertandingan, Fauzi sempat berharap Beckham Putra bisa menjadi pembeda seperti pada laga sebelumnya. Namun karena Beckham tidak tampil sejak awal, ia memilih tidak memasang ekspektasi pada pemain tertentu.
“Kalau enggak Beckham, sebenarnya enggak ada ekspektasi siapa-siapa. Yang penting ada yang ngegolin,” ujarnya.
Kemenangan atas Persija membuat Fauzi semakin optimistis Persib bisa menjaga peluang juara Liga 1 musim ini.
Ia menilai hasil tersebut menjadi modal penting dalam persaingan di papan atas.
“Dengan menang lawan Persija ini optimistis banget. Tinggal jaga konsistensi saja, jangan ngerasa di atas angin karena masih ada dua pertandingan lagi yang harus disapu bersih,” katanya.
Menurut Fauzi, secara permainan Persib sudah tampil cukup baik, terutama dalam bertahan dan memanfaatkan serangan balik.
Meski begitu, ia menilai Maung Bandung masih perlu tampil lebih agresif.
“Defense Persib tadi bagus, masih on track. Cuma peluangnya memang sedikit, jadi kurang greget. Untungnya sekali dapat peluang langsung jadi gol,” tuturnya.
Fauzi berharap skuad Persib tetap fokus hingga akhir musim.
“Semoga pemain Persib terus konsisten. Dua pertandingan lagi harus maksimal. Semangat Persib,” pungkasnya. (*)