TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Rentetan kecelakaan maut di jalur Ajibarang-Pekuncen dalam sepekan terakhir membuat Satlantas Polresta Banyumas turun ke lapangan.

Mereka memasang papan imbauan dan peringatan agar pengendara berhati-hati saat melintasi titik rawan kecelakaan.

Langkah ini juga menjadi upaya Polresta Banyumas, Jawa Tengah, menepis anggapan jalur tersebut meminta tumbal seperti narasi yang berkembang di media sosial.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas Iptu Metri Zul Utami mengatakan, titik rawan kecelakaan itu ada di ruas antara Desa Ciberung hingga Desa Cikawung, Kabupaten Banyumas.

"Kami, dari Satlantas Polresta Banyumas, saat ini telah melaksanakan kegiatan pemasangan papan imbauan disepanjang jalan Ajibarang - Pekuncen."

"Pemasangan papan imbauan ini agar masyarakat pengguna jalan lebih hati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas."

"Harapan kami, semoga, perjalanan Anda, aman sampai tujuan," katanya, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Bikin Resah, Jalur Ajibarang-Pekuncen Banyumas Disebut Meminta Tumbal. Warga Gelar Doa Bersama

Beberapa titik yang mendapat perhatian adalah kawasan turunan.

Kondisi jalan yang menurun kerap membuat kendaraan hilang kendali atau mengalami rem blong hingga kecelakaan tak terhindarkan.

Titik lain di kawasan dengan kondisi jalan menikung.

Kecelakaan kerap terjadi di titik ini lantaran pengendara menyalip atau tidak mengurangi kecepatan hingga membuat kendaraan keluar dari jalurnya.

Kepala Desa Ciberung Sigit Pramono membenarkan kondisi ini.

Menurutnya, kerawanan kecelakaan meningkat saat hujan maupun gerimis.

Tingginya volume kendaraan besar seperti truk dan bus, ditambah kondisi jalan yang tidak rata antara badan jalan utama dan sisi jalan, diduga juga menjadi pemicu kecelakaan.

Apalagi, banyak pengendara sepeda motor yang mencoba menyalip dari sisi kiri jalan yang tak rata.

"Banyak pengendara motor yang menyalip dari kiri lalu kehilangan kendali saat kembali naik ke badan jalan utama karena permukaan jalan tidak rata," ujarnya.

Doa Bersama

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Ajibarang-Pekuncen sempat membuat resah warga.

Sebab, dalam beberapa hari beruntun, sejumlah kecelakaan terjadi hingga membuat korban meninggal dunia.

Narasi di media sosial, kecelakaan ini terjadi karena permintaan tumbal atas pembangunan pabrik di kawasan tersebut.

Sejumlah akun membenarkan karena mendengar kabar adanya aktivitas penebaran beras kuning di jalur tersebut, yang diyakini sebagai bagian dari ritual meminta tumbal.

Namun, ada pula netizen yang berpendapat bahwa kecelakaan terjadi akibat kontur jalan yang tak rata serta minimnya penerangan jalan.

Baca juga: Bantah Isu Tumbal Ajibarang-Pekuncen, Satlantas Pasang Papan Peringatan

Hanya saja, narasi permintaan tumbal ini telanjur bikin warga resah. 

Bahkan warga Desa Ciberung menggelar doa bersama pada Sabtu (9/5/2026), sebagai upaya tolak bala.

Mereka juga mengecor jalan secara swadaya, terutama di titik jalan yang tak rata di wilayah tersebut.

"Doa bersama ini digelar masyarakat sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kecelakaan beruntun yang terjadi dalam beberapa hari terakhir," kata Kades Ciberung Sigit Pramono. (Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati)

 

Baca Lebih Lanjut
Bukan Minta Tumbal, Ini Alasan Kerapnya Kecelakaan Terjadi di Jalur Ajibarang-Pekuncen Banyumas
Rika irawati
Bikin Resah, Jalur Ajibarang-Pekuncen Banyumas Disebut Meminta Tumbal. Warga Gelar Doa Bersama
Rika irawati
Rentetan Kecelakaan Maut di Jalur Ajibarang-Pekuncen Banyumas Meresahkan, Warga Gelar Doa Bersama
M Syofri Kurniawan
Suami Istri Tewas Kecelakaan di Cilongok Banyumas, Terpental setelah Motor Tersenggol Kendaraan Lain
Rika irawati
Detik-detik Kakek dan Nenek Meninggal Seusai Tertabrak Mobil Grand Livina
Noval Andriansyah
Motor Senggolan, Pasangan Lansia Tewas Dihantam Grand Livina Lawan Arah
Reny Fitriani
2 Pelajar Putri Usia 14 Tahun Jadi Korban Kecelakaan Motor Vs Truk, 1 Tewas di Tempat
M Syofri Kurniawan
Korban Kecelakaan Beruntun di Padang Bertambah, Warga Sebut Lokasi Kejadian Kerap Terjadi Kecelakaan
Tiara Shelavie
Prakiraan Cuaca Banyumas, Sabtu 9 Mei 2026: Hujan Ringan di Seluruh Kecamatan
Facundo Chrysnha Pradipha
Prakiraan Cuaca Banyumas, Selasa 12 Mei 2026: Berawan hingga Hujan Ringan
Salma Fenty