TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wahana permainan Flying Fox di Alami Kopisan Kota Singkawang menjadi salah satu pilihan wahana favorit bagi pengunjung.
“Yang paling favorit tentu Flying Fox. Panjang treknya sekitar 180 meter dan cukup memacu adrenalin," kata Manajer Operasional Alami Kopisan, Syarif, saat diwawancarai pada Jumat 15 Mei 2026.
Ia juga mengatakan untuk sistem pengamanan disetiap wahana sudah memiliki standar operasional prosedur. Sehingga ada batasan usia dan berat badan.
"Misalnya Flying Fox, anak di bawah lima tahun tidak diperbolehkan," katanya, pada Jumat 15 Mei 2026.
• Destinasi Wisata Baru di Kota Singkawang, Alami Kopisan Hadirkan Berbagai Wahana Permainan
"Berat badan di bawah 25 kilogram atau di atas 75 kilogram juga tidak diizinkan demi keselamatan," tambahnya.
Ia menjelaskan semua perugas ataupun staff di setiap wahana sudah mendapat pelatihan.
“Tentu, semua staf kami training. Jadi semua petugas bisa ditempatkan di berbagai wahana, mulai dari Flying Fox, sepeda gantung, jembatan goyang, sampai wahana bebek. Saat ini total staf kami sekitar 30 orang termasuk security," jelasnya.
Sementara untuk harga tiket wahana, ia mengatakan mulai dari Rp15 ribu sampai Rp25 ribu. Namun, disaat weekend beberapa wahana bisa Rp25 ribu sampai Rp30 ribu.
Lanjutnya menjelaskan untuk alat-alat pengaman di wahana Flying Fox menggunakan dua tali pengaman di bagian atas.
"Ini namanya pulley beserta talinya," jelasnya.
Ia mengatakan setelah perlengkapan dipasang ke pengunjung, nanti akan dicantolkan ke dua tali tersebut.
"Kami juga memastikan semuanya benar-benar aman sebelum pengunjung diluncurkan," tegasnya.
Selain itu, juga ada wahana jembatan gantung panjangnya yang memiliki panjang sekitar 150 meter.
“Jembatan gantung itu ada sekitar lima bentangan. Kalau digabung total panjangnya kurang lebih 150 meter," jelasnya.
Ia menambahkan untuk asal usul nama dari Alami Kopisan diambil dari konsep wisata alam yang ingin dihadirkan.
"Supaya pengunjung bisa menikmati suasana alam sekaligus berbagai wahana yang tersedia di sini," tutupnya. (*)