TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- 
Tangis pecah dari keluarga korban kecelakaan maut bus ALS dengan truk tangki saat penyerahan peti jenazah kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Jumat (15/5/2026).

Momen itu terjadi ketika Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana menyerahkan berkas dan surat kepada keluarga.

Sebagian di antara mereka tampak memeluk anggota keluarga masing-masing sambil menangis di depan peti jenazah.

"Ketika sampai mau langsung dimakamkan di Muratara, ini adik saya," ujar Yasmin, kakak sopir truk tangki, Ariyanto.

Tak banyak kata-kata yang keluar dari keluarga setelah serah terima jenazah.

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumsel, Mulkan mengatakan, ahli waris korban meninggal dunia dan korban luka-luka akan mendapat santunan. Penyerahan bakal dilakukan setelah data korban terverifikasi.

"Untuk korban meninggal dunia ahli waris akan menerima Rp50 juta, sedangkan untuk korban luka-luka maksimal Rp20 juta. Sesegera mungkin kami selesaikan proses santunan," ujar Mulkan.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan rumah sakit yang merawat korban dalam proses pemberian santunan.

"Kami bekerja sama dengan rumah sakit yang merawat agar nanti bisa berhubungan dengan ahli warisnya," tutupnya.

(*)

Baca Lebih Lanjut
Jenazah Tahrul Korban Laka Bus ALS Asal Tegal Tiba di Rumah Duka, Disambut Isak Tangis Keluarga
Muh radlis
Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Tahrul, Korban Kecelakaan Maut Bus ALS asal Tegal
Rustam Aji
Sopir Serep Bus ALS Jadi Korban Kecelakaan Maut, Keluarga Jalani Tes DNA di Palembang
Tim TribunTrends
Sampel DNA 17 Korban Kecelakaan Bus ALS Arah Jambi dan Truk di Muratara Lengkap
Mareza Sutan AJ
Tim DVI identifikasi 14 jenazah kecelakaan Bus ALS di Muratara
Antaranews
14 Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara yang Berhasil Teridentifikasi, 11 Diserahkan ke Keluarga
Slamet Teguh
14 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Diidentifikasi, Ini Nama-Namanya
Glery Lazuardi
Korban Tewas ke 18 Kecelakaan Bus ALS di Muratara Ternyata Jasad Anak Kecil yang Dipeluk Ibunya
Tommy Simatupang
Kronologi Pilu Temuan Dua Jenazah Menempel Diduga Berpelukan Sebelum Bus ALS Terbakar di Muratara
Theresia Felisiani
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18 Orang, 1 Orang Sempat Jalani Operasi
Listusista Anggeng Rasmi