TRIBUNNEWS.COM - Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Prestasi (SM Prestasi) Tahun 2026.
Jalur ini menjadi kesempatan bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya kuliah yang lebih terjangkau.
Mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Golongan I atau II berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per semester serta bebas dari Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Rektor UNNES, Prof. Dr. S. Martono, M.Si., menegaskan bahwa jalur SM Prestasi merupakan bentuk apresiasi kepada generasi muda berprestasi.
"UNNES ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa-siswi berprestasi untuk berkembang dan melanjutkan potensinya di perguruan tinggi. Prestasi tidak hanya dilihat dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan, bakat, dan kontribusi di berbagai bidang," ujarnya, dikutip dari laman resmi unnes.ac.id, Minggu (17/5/2026).
Sementara itu, Kepala Humas UNNES, Rahmat Petuguran, menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa dapat lebih fokus mengembangkan potensi selama masa studi.
"UNNES memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi melalui pembebasan IPI dan pemberian UKT rendah. Kami berharap mahasiswa yang diterima melalui jalur ini nantinya dapat terus menunjukkan prestasi dan membawa nama baik UNNES di tingkat nasional maupun internasional," kata Rahmat.
SM Prestasi UNNES ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul selama menempuh pendidikan di sekolah menengah.
Prestasi yang dapat digunakan sebagai syarat pendaftaran meliputi:
Baca juga: Syarat Daftar Seleksi Mandiri Jalur Kemitraan UNS Tahun 2026, Akses di Spmb.uns.ac.id
Prestasi yang dapat digunakan untuk mendaftar SM Prestasi UNNES meliputi juara I, II, dan III tingkat nasional pada bidang olahraga, seni budaya, lomba mata pelajaran, maupun keagamaan.
Selain itu, juara I tingkat provinsi, penemu teknologi tepat guna dengan bukti paten atau HKI, hingga prestasi lain yang terdaftar di Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud juga dapat digunakan sebagai syarat pendaftaran.
UNNES juga memberikan nilai tambah bagi calon mahasiswa yang pernah menjadi Ketua, Wakil Ketua, maupun Sekretaris OSIS dan memiliki prestasi sesuai ketentuan seleksi.
Seluruh bukti prestasi harus diperoleh selama menempuh pendidikan di SMA/SMK/MA/sederajat dan dibuktikan melalui sertifikat atau surat keterangan resmi.
Seleksi dilakukan dalam beberapa tahap.
Pertama, peserta cukup mengunggah dokumen sertifikat atau bukti prestasi yang nantinya akan diverifikasi oleh tim ahli.
Setelah lolos tahap verifikasi dokumen, peserta akan mengikuti Seleksi Tahap II berupa Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Tes Wawancara atau Unjuk Prestasi yang dilaksanakan secara offline di kampus UNNES.
Menariknya, peserta yang memilih program studi bidang seni maupun olahraga tidak diwajibkan mengikuti uji keterampilan tambahan.
Penilaian kemampuan peserta akan dilakukan melalui tahapan wawancara dan unjuk prestasi secara langsung di hadapan pewawancara.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi UNNES di https://unnes.ac.id/admission.
Dalam pelaksanaan UTBK offline, peserta akan mengerjakan materi Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Peserta diwajibkan membawa kartu ujian, identitas diri, surat keterangan lulus atau ijazah, serta perlengkapan pribadi yang diperlukan selama mengikuti seleksi.
Melalui SM Prestasi, UNNES berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata di masyarakat.
Jalur ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi di tingkat nasional maupun global.
(Tribunnews.com/Latifah)