TRIBUNJAMBI.COM - Pengakuan seorang anak perempuan di Lampung yang menuding ayah kandungnya melakukan tindakan asusila memicu perhatian publik. Polisi kini telah mengamankan pria berinisial IM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus tersebut terjadi di Desa Krawangsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Korban berinisial I mengaku mengalami perlakuan tak pantas dari ayahnya sendiri sejak tahun 2025, setelah ibunya berangkat bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.
Dalam keterangannya kepada penyidik, korban menceritakan dugaan tindakan itu terjadi berulang kali di rumah mereka saat hanya berdua dengan sang ayah.
Korban mengungkapkan, awal mula kejadian ketika dirinya diminta masuk ke kamar oleh ayahnya.
Saat itu, korban mengaku merasa takut dan sempat menolak, namun akhirnya tetap mengikuti permintaan sang ayah.
Menurut pengakuannya, kejadian serupa terjadi lebih dari satu kali.
Saat ditanya penyidik, korban mengaku dugaan perbuatan tersebut terjadi hingga lima kali.
Korban juga menyebut kejadian terakhir dialaminya pada 11 Mei 2026 di rumah mereka di Kecamatan Natar.
Selain itu, korban turut mengaku mengalami perlakuan tidak pantas lainnya yang membuatnya merasa trauma.
Tak hanya itu, korban juga mengaku kerap mendapat kekerasan fisik dari ayahnya.
Akibat pengalaman tersebut, korban menyatakan tidak ingin lagi bertemu dengan sang ayah dan berharap kasus ini diproses secara hukum.
IM Bantah Seluruh Tuduhan
Di sisi lain, IM membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Di hadapan penyidik, ia mengaku tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang disampaikan anaknya.
Ia bahkan bersumpah tidak melakukan tindakan tersebut terhadap anak kandungnya sendiri.
Meski membantah dugaan perbuatan asusila, IM tidak menampik bahwa dirinya pernah memarahi dan memukul anaknya.
Keterangan dari pelaku kini menjadi bagian dari materi pemeriksaan kepolisian.
Polisi Amankan Pelaku
Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan IM.
“Pelaku berinisial IM. Diamankan di salah satu perumahan di Desa Krawangsari, Kamis (14/5),” ujarnya.
Saat ini, IM masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lampung Selatan.
Polisi juga terus mendalami keterangan korban, pelaku, serta sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat dan masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.