TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -  Di tengah malam yang biasanya sunyi di Kecamatan Tebas, kepanikan tiba-tiba pecah ketika api muncul dan melahap sebuah gudang barang bekas milik warga.

Warga sekitar yang awalnya bersiap beristirahat sontak berhamburan keluar rumah setelah melihat kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi ke langit.

Dalam hitungan menit, suasana tenang berubah menjadi riuh oleh teriakan minta tolong dan upaya pemadaman seadanya.

Kebakaran melanda sebuah gudang penampungan barang bekas di ‎Dusun Mawar, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Sabtu 16 Mei 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. 

Api kebakaran menyala dengan cepat dan mengeluarkan kepulan asap tebal yang membumbung.

Lokasi kejadian yang tak jauh dari lokasi keramaian menjadi tontonan warga. Kapolsek Tebas Iptu Eko Zaenudin saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran yang melanda sebuah gudang barang rongsokan di Dusun Mawar Desa Mekar Sekuntum. 

"Benar, pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026 sekira pukul 23.30 wib, telah terjadi kebakaran satu buah gudang penampungan barang bekas di Dusun Mawar, Rt 1 Rw 1, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas," kata Kapolsek Iptu Eko Zaenudin.

• Kronologi Kebakaran Gudang di Tebas Sambas, Saksi Lihat Api Muncul dari Mesin Pencacah Plastik

Iptu Eko Zaenudin mengungkapkan, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan Juta Rupiah. Dia menambahkan, identitas korban pemilik rumah Rasidi Bin Kamol (65), warga Dusun Mawar, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas. 

Dia mengungkapkan, kronologi kebakaran menurut keterangan seorang saksi pada pukul 23.30 Wib melihat ada kobaran api di area belakang gudang. Saksi itu melihat api usai bertamu dari gudang tersebut.

"Saksi pertama R sudah selesai bertamu dan keluar dari rumah pemilik gudang, saat pandangan mengarah ke gudang saksi melihat ada kobaran api yang menyala di bagian belakang gudang tepatnya dekat mesin caca penghancur plastik yang berada didekat mesin gilingan biji plastik," katanya.

"Kemudian saksi pertama dan pemilik gudang berteriak minta tolong kepada warga yang melintas di depan rumah pemilik gudang," katanya. 

Dia menjelaskan, saksi lainnya yang merupakan anak pemilik gudang saat tiba di rumah sudah melihat kobaran api di belakang rumah.

Polisi terjun ke lokasi kebakaran sekita pukul 23.45 bersama sejumlah mobil Pemadam Kebakaran. Petugas lalu berjibaku berupaya memadamkan api.

"Sekira pukul pukul 23.45 Wib Piket Polsek Tebas beserta mobil Damkar tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan pemadaman dan pengamanan," katanya. ‎

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB. 

"‎Sekira pukul 01.30 Wib api yang membakar gudang dan barang bekas berangsur mula padam.  Korban jiwa tidak ada, sebagian gudang dan barang bekas terbakar," jelasnya.

Iptu Eko Zaenudin mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran gudang barang bekas itu.

"Untuk penyebab kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan. Gudang tersebut merupakan tempat penyimpanan barang bekas," tegasnya. 

‎‎Dia menuturkan, diperkirakan kerugian materil ditaksirkan sekitar Rp. 100.000.000.

Sementara jumlah armada pemadam kebakaran yang terlibat 11 unit. "Armada 11 unit, ‎Selakau 2, Tebas 2, Jawai 1, Semparuk 2 Pemangkat 2, Sambas 2," jelasnya. 

Api Hanguskan Rumah Lansia di Tebas Sungai

Beberapa waktu lalu masih di tahun yang sama, sebelumnyaRumah seorang lansia berinisial S (60) di Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, hangus terbakar, Sabtu 11 April 2026 siang.

Si jago merah berkobar sekira pukul 13.30 WIB.

Warga setempat yang melihat kebakaran berhamburan untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih mengatakan, Polres Sambas melalui Polsek Tebas menerima laporan kebakaran satu rumah warga di Dusun Cempaka RT 040 RW 020 Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas.

AKP Sadoko Kasih mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat G (56) istri pemilik rumah, Saat itu dia berada di rumah tetangga sekitar 50 meter dari TKP.

"Saksi G melihat gumpalan asap keluar dari atap depan rumah. Lalu ia berlari mendekat dan mendapati api sudah membesar," ujar AKP Sadoko Kasih.

AKP Sadoko Kasih bilang, saksi mencoba masuk melalui pintu samping untuk memadamkan api sambil berteriak meminta tolong warga lainnya yang berada dekat lokasi. 

"Kemudian, mereka bertiga berhasil keluar dan bersama warga memadamkan api menggunakan ember selama sekitar 30 menit hingga api padam," ucapnya.

Dia menambahkan, sekira pukul 14.00 WIB armada pemadam kebakaran tiba untuk memadamkan sisa api, terdiri dari satu unit mobil Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Bakti Mulia Tebas, satu unit BPK Sempalai, dan satu unit BPK Kecamatan Semparuk. 

"Menurut Saksi G, api diduga bermula dari ruang tengah di atas meteran listrik akibat konsleting. Bangunan rumah tersebut terbuat dari dinding semen, lantai papan, serta atap seng," jelasnya. Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan hangus terbakar dan korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Tidak ada korban jiwa. AKP

Sadoko menyatakan personel Polsek Tebas sudah mendatangi TKP, mengolah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa saksi-saksi. "Tidak ada korban jiwa dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 300 Juta, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, diduga kuat akibat konsleting listrik," ujarnya.

Polres Sambas menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kelistrikan serta memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah kebakaran akibat konsleting. 

Tips Waspada Kebakaran

Berikut beberapa tips waspada kebakaran yang bisa kamu terapkan di rumah maupun lingkungan sekitar:

1. Perhatikan instalasi listrik

Jangan menumpuk colokan di satu stop kontak (hindari “tusuk sate” berlebihan). Gunakan kabel yang sesuai standar dan tidak terkelupas. Matikan alat elektronik saat tidak dipakai, terutama setrika, kompor listrik, dan charger. 

2. Hati-hati dengan sumber api

Jangan tinggalkan kompor menyala tanpa pengawasan. Pastikan gas LPG tidak bocor (cek dengan air sabun pada selang dan regulator). Jauhkan bahan mudah terbakar (kertas, kain, bensin) dari api.

3. Hindari kelalaian kecil

Jangan merokok di dalam rumah atau dekat bahan mudah terbakar. Padamkan lilin atau dupa sebelum tidur atau meninggalkan ruangan.

4. Siapkan alat pemadam

Sediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) jika memungkinkan. Minimal punya karung basah atau pasir untuk keadaan darurat kecil. 

5. Tata rumah dengan aman

Jangan menumpuk barang mudah terbakar di dekat dapur. Pastikan ventilasi baik agar tidak terjadi penumpukan gas. 

6. Rencana darurat Ketahui jalur evakuasi rumah. Ajarkan anggota keluarga cara keluar cepat saat kebakaran.

Simpan nomor darurat dan layanan pemadam kebakaran.

Jika terjadi kebakaran besar, segera hubungi layanan darurat atau lembaga penanggulangan bencana seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau pemadam kebakaran setempat.

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

 

Baca Lebih Lanjut
Gudang Barang Bekas di Tebas Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta
Rivaldi Ade Musliadi
Kronologi Kebakaran Gudang di Tebas Sambas, Saksi Lihat Api Muncul dari Mesin Pencacah Plastik
Faiz Iqbal Maulid
Penyebab Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia, Polisi Pastikan karena Kebakaran di Rumah
Ardhi Sanjaya
Gudang Terbakar di Kotabaru Dipastikan Ilegal, Polisi Telusuri Dalang di Balik Pemiliknya
Tommy Kurniawan
Polisi Pastikan Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal akibat Kebakaran di Rumah, Tak Ada Penyebab Lain
Dewi Agustina
Polisi Bawa Barang Bukti Kebakaran RSUD Dr Soetomo Surabaya ke Labfor
Cak Sur
Fakta Kebakaran Rumah Anggota BPK Terungkap, Polisi Temukan Dugaan Pemicu Api dari Cairan
Tim TribunTrends
Pasca-Kebakaran Mega Mall Manado: Toko Mulai Evakuasi Barang, Polisi Selidiki Lantai 3
Rizali Posumah
Satreskrim Polres Sambas Tangkap Pria Pelaku Pencuri HP
Try Juliansyah
Kebakaran Gudang di Komplek Pergudangan Kalideres: 20 Unit dan 100 Petugas Damkar ke TKP
Satrio Sarwo Trengginas