TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemain PSM Makassar memperkuat CTI Temboe turnamen Kalosi Cup 2026.
CTI Temboe merupakan tim asal Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Ada dua pemain PSM Makassar dipastikan gabung ke CTI Temboe ialah Mufli Hidayat dan Muhammad Ardiansyah.
Mufli Hidayat merupakan produk asli Akademi PSM Makassar sebelum promosi ke tim senior akhir 2022.
Meski berposisi bek kanan, ia kerap dimainkan lebih ofensif oleh pelatih PSM Makassar.
Kecepatan, agresivitas, dan kemampuan membaca ruang membuat Mufli mampu dimainkan sebagai winger hingga penyerang.
Baca juga: Bocoran 10 Pemain Asing Telah Perpanjang Kontrak Musim Depan, Termasuk Bintang PSM Makassar
Mufli juga pernah menjadi bagian penting Timnas Indonesia kelompok umur, termasuk saat menjuarai Piala AFF U-19.
Sementara Ardiansyah sempat menimba ilmu di SSB Hasanuddin sebelum bergabung dengan Elite Pro Academy Borneo FC U-16 pada 2019.
Ia kemudian kembali ke PSM Makassar sejak musim 2021/2022 dan menjadi bagian skuad bersejarah Juku Eja saat menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Dengan postur 180 sentimeter, Ardiansyah dikenal sebagai tipikal kiper modern.
Ia tak hanya kuat dalam duel satu lawan satu, tetapi juga punya kemampuan distribusi bola yang baik untuk memulai build-up dari lini belakang.
Namanya makin dikenal publik sepak bola nasional usai tampil bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF U-23.
Kiper kelahiran Makassar, 28 Maret 2003 dipinjamkan ke Persijap Jepara.
CTI Temboe juga mendatangkan eks bek PSM Makassar Erwin Gutawa.
Erwin Gutawa saat ini berseragam PSMS Medan di Championship Pegadaian atau Liga 2.
Bek asal Bone itu sudah kenyang pengalaman di kompetisi nasional.
Usai meninggalkan PSM Makassar, Erwin sempat memperkuat Bhayangkara Presisi FC sebelum akhirnya bergabung dengan PSMS Medan sejak Agustus 2025.
Pemain berjuluk "Si Komodo" itu dikenal sebagai bek dengan karakter kuat dalam duel udara dan disiplin menjaga area pertahanan.
Manager CTI Temboe, Syarif, mengaku pihaknya memang serius membangun tim kompetitif demi target juara di Kalosi Cup 2026.
Ia menyebut Ardiansyah dan Erwin Gutawa sebelumnyapernah memperkuat CTI Temboe pada Liga Mulia Ramadan di Makassar, Februari lalu.
CTI Temboe sukses keluar sebagai juara.
"Mufli baru kali ini gabung CTI. Erwin dan Ardiansyah kali kedua gabung di CTI," kata Syarif kepada Tribun-Timur.com, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 10.20 Wita pagi.
Menurut Syarif, proses perekrutan pemain dilakukan melalui agen tim.
Apalagi ini momentum jelang jeda kompetisi Super League.
"Mereka juga senang bergabung dengan CTI Temboe karena selalu mempersiapkan materi tim untuk target juara," ujarnya.
CTI Temboe kini tengah menyusun jadwal latihan bersama sebelum turun bertanding pada 30 Mei mendatang.
"Lagi atur jadwal bersama kalau memungkinkan. Kalau jadi, insyaAllah menyesuaikan lokasinya," katanya.
Tak hanya tiga nama tersebut, CTI Temboe juga diperkuat sederet pemain berpengalaman lainnya.
Seperti Aji Kurniawan dari Persiba Balikpapan, Yasir Asiz pemain PSPS Pekanbaru yang sempat naik daun dan dikaitkan dengan Persija Jakarta.
Kepala Desa Temboe, Azis, menyebut Syarif memang dikenal sebagai figur yang sangat peduli terhadap perkembangan sepak bola daerah.
Menurutnya, sang manajer rela berkorban demi menghadirkan hiburan sekaligus prestasi untuk masyarakat.
"Kalau manager Syarif tidak tanggung-tanggung datangkan pemain," ujarnya.
"Prinsipnya orang senang, mereka bahagia," tutup Azis.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana