TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Hari libur panjang (long weekend) menjadi momen yang dimanfaatkan warga Balikpapan dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi adalah Jembatan Beton Kampung Atas Air di Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Sabtu (30/5/2026).
Menjelang sore, kawasan ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana senja sambil bersantai di tepi laut.
Deretan UMKM, pedagang kaki lima yang menjajakan aneka makanan dan minuman turut menambah semarak suasana, menjadikan jembatan tersebut sebagai salah satu destinasi favorit warga untuk menghabiskan akhir pekan.
Senja di Jembatan Beton Kampung Atas Air menawarkan pemandangan yang berbeda dari destinasi pesisir pada umumnya.
Baca juga: Wisata Alam Goa Berlapis Bulungan, Sensasi Hiking Jantung Rimba dan Keunikan Batu Bermusik
Bukan hanya hamparan laut dan langit yang berubah warna saat matahari tenggelam, tetapi juga siluet kawasan industri dengan nyala obor Kilang Pertamina Balikpapan yang menjadi penanda khas cakrawala Kota Minyak.
Dari lokasi ini, pengunjung dapat menyaksikan panorama Teluk Balikpapan yang membentang luas.
Saat cahaya matahari mulai memudar, perhatian mata tertuju pada nyala api di puncak flare atau obor Kilang Pertamina Balikpapan yang tampak menyala terang di kejauhan.
Cahaya api yang berkobar kontras dengan warna langit senja, menciptakan panorama yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Banyak warga memilih duduk santai menikmati semilir angin laut sambil menyeruput minuman hangat.
Sebagian lainnya mengabadikan momen dengan kamera ponsel, memotret perpaduan warna langit senja, laut yang tenang, serta nyala api obor kilang yang terlihat jelas dari kejauhan.
Tuti Astuti warga Balikpapan Barat mengatakan, sering datang ke Jembatan Beton Kampung Atas Air untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Selain jajanan yang murah, lokasinya pun tidak jauh dari rumah saya," kata Tuti Astuti.
Bagi masyarakat Balikpapan, nyala obor kilang bukan sekadar bagian dari aktivitas industri migas.
Keberadaannya telah menjadi bagian dari identitas kota yang tumbuh bersama sejarah panjang industri perminyakan.
Dari Jembatan Beton Kampung Atas Air, obor tersebut terlihat berdiri di antara deretan cerobong dan instalasi kilang yang membentang di tepi teluk.
Baca juga: 1.200 Orang Padati Wisata SAE LANUKA Nunukan saat Libur Idul Adha
Ketika malam mulai turun, suasana semakin hidup. Lampu penerangan di sepanjang jembatan berpadu dengan cahaya dari kawasan kilang yang memantul di permukaan air.
Aktivitas warga yang menikmati kuliner malam menciptakan suasana hangat dan akrab di tengah hembusan angin pesisir.
Perpaduan panorama laut, aktivitas masyarakat, wisata kuliner, dan latar industri menjadikan Jembatan Beton Kampung Atas Air memiliki daya tarik yang khas.
Tempat ini membuktikan bahwa keindahan sebuah destinasi tidak selalu berasal dari bentang alam semata, melainkan juga dari harmoni kehidupan masyarakat pesisir dengan denyut industri yang telah menjadi bagian penting perkembangan Balikpapan.
Saat langit berubah gelap dan nyala obor Kilang Pertamina semakin mencolok di kejauhan, suasana tenang di atas jembatan menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan.
Sebuah sudut sederhana di Balikpapan yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati senja di kota minyak. (*)