TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan pertambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Seorang pengemudi truk pengangkut ore nikel dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden saat menjalankan aktivitas pengangkutan material di area tambang.
Korban diketahui berinisial TA (39), seorang sopir dump truk yang mengalami luka serius pada bagian kepala.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) siang dan kini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Informasi yang diperoleh dari sumber di lapangan menyebutkan, insiden bermula ketika dump truk yang dikemudikan korban diduga mengalami gangguan pengereman saat beroperasi di jalur pengangkutan material ore nikel.
Dalam situasi tersebut, korban disebut berupaya menyelamatkan diri dengan keluar dari ruang kemudi kendaraan.
Berdasarkan informasi awal yang beredar, TA diduga melompat dari kabin setelah truk yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintas di area kerja.
Baca juga: Niat Angkat Kabel Agar Bisa Lewat, Tujuh Pemain Odong-Odong Justru Tersengat Listrik, 3 Tewas
Sebuah video yang beredar menunjukkan kondisi korban tergeletak di jalur hauling tambang dengan luka serius pada bagian kepala.
Dalam rekaman tersebut, dump truk yang sebelumnya dikemudikan korban terlihat terus melaju tanpa kendali sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tanggul dan area dome stock di lokasi tambang.
Belum diketahui secara pasti rangkaian kejadian yang menyebabkan korban mengalami luka fatal.
Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Kanit Gakkum Lantas Polres Konawe Utara, AIPDA Arman Wahab, belum memberikan pernyataan terkait insiden yang menewaskan pekerja tambang tersebut saat dihubungi awak media.
Penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja tersebut terjadi.