Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Nama Bolamania pernah begitu melekat di kalangan pecinta sepak bola Kota Solo pada era 1990-an hingga awal 2000-an.

Toko perlengkapan olahraga yang berlokasi di Jalan Pangeran Wijil, Kelurahan Tipes, Kota Solo, itu menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencari jersey tim kesayangan hingga berbagai kebutuhan olahraga.

Di masa kejayaannya, Bolamania dikenal sebagai toko yang menyediakan beragam perlengkapan olahraga secara lengkap.

Tak heran jika banyak warga Solo, khususnya penggemar sepak bola, menjadikan toko tersebut sebagai tujuan utama saat berburu jersey maupun peralatan olahraga.

Salah satu warga Tipes, Puji (42), mengaku masih mengingat keberadaan Bolamania sejak dirinya duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Kalau saya kan SD itu masuk di sini sekitar 1994 itu sudah buka,” ungkap Puji saat ditemui tak jauh dari lokasi Bolamania, Rabu (3/6/2026).

TINGGAL NAMA - Toko Bolamania, Rabu (3/6/2026). Toko perlengkapan olahraga yang berlokasi di Jalan Pangeran Wijil, Kelurahan Tipes, Kota Solo, itu pernah menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencari jersey tim kesayangan hingga berbagai kebutuhan olahraga.
TINGGAL NAMA - Toko Bolamania, Rabu (3/6/2026). Toko perlengkapan olahraga yang berlokasi di Jalan Pangeran Wijil, Kelurahan Tipes, Kota Solo, itu pernah menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencari jersey tim kesayangan hingga berbagai kebutuhan olahraga. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Jadi Pelopor Toko Jersey di Solo

Menurut Puji, pada masanya Bolamania termasuk toko olahraga yang tergolong lengkap dibandingkan toko-toko lain yang ada di Solo.

“Jersey komplit, terus alat olahraga, bola, raket. Termasuk pelopor sih seingat saya,” kata dia.

Ia menuturkan, pada dekade 1990-an belum banyak toko yang menjual jersey sepak bola di Kota Solo.

Kondisi tersebut membuat Bolamania memiliki tempat tersendiri di hati para penggemar olahraga.

“Setahu saya sedikit, beberapa tahun setelahnya ada juga yang jualan jersey seperti di Tipes itu. Tapi cuma jualan jersey,” urainya.

Keberadaan Bolamania juga menjadi bagian dari kenangan banyak anak muda pecinta sepak bola pada masa itu.

Banyak pemain dan penggemar bola yang membeli perlengkapan olahraga di toko tersebut.

“Ya mungkin dari angkatan kakak-kakak saya yang main bola sering beli perlengkapan di sini,” sebut Puji.

Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Toko Jersey di Solo Mulai Jual Seragam Negara Peserta

Tutup Setelah Bertahun-tahun Beroperasi

Meski sempat berjaya, Bolamania perlahan kehilangan pamornya.

Meningkatnya persaingan bisnis perlengkapan olahraga dan berkurangnya jumlah pelanggan disebut menjadi faktor yang membuat toko tersebut akhirnya menutup usahanya.

Puji memperkirakan Bolamania mulai tutup sekitar tahun 2017 hingga 2018.

“Kalau seperti cerita teman saya yang memang sudah cukup lama berjualan di samping situ, ya kemungkinan benar tutup sekitar tahun 2017 atau 2018-an,” pungkasnya.

(*)

Baca Lebih Lanjut
Berawal dari Keinginan Masa Kecil yang Tak Kesampaian, Kini Jadi Langganan Pecinta Jersey
Rivaldi Ade Musliadi
Piala Dunia 2026, Ini 4 Jersey Paling Diburu Pecinta Sepak Bola di Malinau
Amiruddin
Jelang Piala Dunia 2026, Penjualan Jersey Bola di Pasangkayu Mulai Ramai
Nurhadi Hasbi
Animo Piala Dunia 2026 Redup, Toko Jersey Lawas di Kota Kediri Berguguran hingga Tersisa Dua
Sarah Elnyora Rumaropen
Penjualan Jersey di Tanjung Selor Jelang Piala Dunia 2026 Melonjak, Nama Ronaldo Masih jadi Magnet
Budi Susilo
Penjualan Jersey Timnas di Pontianak Mulai Naik, Portugal Jadi Favorit
Maudy Asri Gita Utami
Jersey Brazil Paling Diminati Jelang Piala Dunia 2026 Lengkap Jadwal Pertandingan Timnas Brasil
Maudy Asri Gita Utami
Demam Piala Dunia Dongkrak Omzet Toko Olahraga di Bengkulu Selatan hingga 70 Persen
Ricky Jenihansen
Penjualan Jersey Piala Dunia 2026 Anjlok Lebih dari 50 Persen, Pedagang Kediri Mengeluh
Rendy Nicko
Jelang Piala Dunia 2026, Toko Jersey di Pontianak Alami Peningkatan Permintaan
Reka Alfa